Senin, 07 April 2014

TUVALU DAN ISLAM

Assalamu'alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuhu
Dengan karunia Allah Ta'ala telah baiat masuk ke dalam Islam Ahmadiyya,seorang Ibu dan putranya tadi malam (06/04). Nama ibu tersebut adalah Meree, nama dari bahasa lokal yang artinya sama dengan Mary atau Maryam ibunda dari Hz. Isa (a.s). Agama semula adalah Kristen Protestan. Semoga ibu tersebut bisa menjadi penzahiran dari Hz. Maryam juga di dalam Jemaat ilahi ini. Aamiin.
Saya hendak sharing juga tentang baiatnya seorang pemuda Kristen ke dalam Islam Ahmadiyya bulan yang lalu. Nama dari pemuda ini adalah Ionatana yang masih duduk di bangku Sekolah Menegah Atas. Nama pemuda ini sama persis dengan nama Kakeknya yang juga mantan Perdana Mentri Tuvalu pada tahun 2000 yang sudah wafat juga di tahun yang sama.
Pada saat Almarhum menjadi Perdana Mentri di Tuvalu, beliau mengumumkan di radio keputusan yang sangat mengejutkan banyak pihak yaitu pelarangan misi dari agama-agama lain selain Kristen di Tuvalu. Yang boleh eksis di Tuvalu hanyalah agama Kristen saja dan agama yang lain harus menutup misinya. Hal itu sangat membuat gelisah para Ahmadi di Tuvalu dan ketika salah seorang Ahmadi menanyakan hal itu langsung ke Perdana Mentri, almarhum menjawab bahwa keputusan itu sudah final.
Dua bulan setelah Almarhum Ionatana mengumumkan hal itu, pada saat beliau memimpin sidang Kabinet yang juga disiarkan live di Radio,tetiba beliau terkena serangan jantung dan meninggal di tempat. Hal itupun diketahui secara langsung oleh seluruh penduduk Tuvalu karena disiarkan juga secara live di Radio.
Alhamdulillah bulan lalu, cucu dari Almarhum Ionatana yang juga satu-satunya cucu yang menggunakan nama beliau ini telah bergabung menjadi Ahmadi Muslim. Dan cucu almarhum tersebut lahir di tahun 2000, tahun kewafatan Kakeknya juga.
Satu hal lagi yang merupakan karunia Allah,ketika ibunya Ionatana yang merupakan anak perempuan dari mantan PM Ionatana mengetahui anaknya bergabung ke dalam Islam Ahmadiyyat, reaksinya sungguh diluar dugaan karena ibunya sama sekali tidak marah bahkan mendukungnya. Terbukti seringkali ibunya Ionatana ini sendiri yang mengantarkan anaknya ke masjid dan menjemputnya lagi dengan sepeda motor. Saya yakin baiatnya Ionatana ini bukanlah suatu kebetulan belaka. Ini semua bukti kebenaran Islam Ahmadiyyat yang mana Allah Ta'ala sendiri yang akan menjaga dan membawa Jemaat ini menuju kemenangan yang telah dijanjikan-Nya. Insha Allah.
Doa-doa bapak2 muballighin senantiasa kami harapkan demi kemajuan Jemaat2 di Kepulauan Pasifik.
Jazakumullah ahsanal jazaa
Wassalam,
Yang sangat lemah
Muhammad Idris

Muballigh Jamaat Tuvalu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PEWARIS NABI, PEWARIS RUHANI dan JEMAAT ILAHI

(Sepenggal Doa Hazrat Masih Mau’ud as dalam Buku Tuhfatun Nadwah) Surat Al-Anbiya Ayat 89 وَزَكَرِيَّآ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُۥ رَبِّ لَا تَذَ...