Assalamu'alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuhu
Dengan karunia Allah
Ta'ala telah baiat masuk ke dalam Islam Ahmadiyya,seorang Ibu dan
putranya tadi malam (06/04). Nama ibu tersebut adalah Meree, nama dari
bahasa lokal yang artinya sama dengan Mary atau Maryam ibunda dari Hz.
Isa (a.s). Agama semula adalah Kristen Protestan. Semoga ibu tersebut
bisa menjadi penzahiran dari Hz. Maryam juga di dalam Jemaat ilahi ini.
Aamiin.
Saya hendak sharing
juga tentang baiatnya seorang pemuda Kristen ke dalam Islam Ahmadiyya
bulan yang lalu. Nama dari pemuda ini adalah Ionatana yang masih duduk
di bangku Sekolah Menegah Atas. Nama pemuda ini sama persis dengan nama
Kakeknya yang juga mantan Perdana Mentri Tuvalu pada tahun 2000 yang
sudah wafat juga di tahun yang sama.
Pada saat Almarhum
menjadi Perdana Mentri di Tuvalu, beliau mengumumkan di radio keputusan
yang sangat mengejutkan banyak pihak yaitu pelarangan misi dari
agama-agama lain selain Kristen di Tuvalu. Yang boleh eksis di Tuvalu
hanyalah agama Kristen saja dan agama yang lain harus menutup misinya.
Hal itu sangat membuat gelisah para Ahmadi di Tuvalu dan ketika salah
seorang Ahmadi menanyakan hal itu langsung ke Perdana Mentri, almarhum
menjawab bahwa keputusan itu sudah final.
Dua bulan setelah
Almarhum Ionatana mengumumkan hal itu, pada saat beliau memimpin sidang
Kabinet yang juga disiarkan live di Radio,tetiba beliau terkena serangan
jantung dan meninggal di tempat. Hal itupun diketahui secara langsung
oleh seluruh penduduk Tuvalu karena disiarkan juga secara live di Radio.
Alhamdulillah bulan
lalu, cucu dari Almarhum Ionatana yang juga satu-satunya cucu yang
menggunakan nama beliau ini telah bergabung menjadi Ahmadi Muslim. Dan
cucu almarhum tersebut lahir di tahun 2000, tahun kewafatan Kakeknya
juga.
Satu hal lagi yang
merupakan karunia Allah,ketika ibunya Ionatana yang merupakan anak
perempuan dari mantan PM Ionatana mengetahui anaknya bergabung ke dalam
Islam Ahmadiyyat, reaksinya sungguh diluar dugaan karena ibunya sama
sekali tidak marah bahkan mendukungnya. Terbukti seringkali ibunya
Ionatana ini sendiri yang mengantarkan anaknya ke masjid dan
menjemputnya lagi dengan sepeda motor. Saya yakin baiatnya Ionatana ini
bukanlah suatu kebetulan belaka. Ini semua bukti kebenaran Islam
Ahmadiyyat yang mana Allah Ta'ala sendiri yang akan menjaga dan membawa
Jemaat ini menuju kemenangan yang telah dijanjikan-Nya. Insha Allah.
Doa-doa bapak2 muballighin senantiasa kami harapkan demi kemajuan Jemaat2 di Kepulauan Pasifik.
Jazakumullah ahsanal jazaa
Wassalam,
Yang sangat lemah
Muhammad Idris
Muballigh Jamaat Tuvalu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar