Senin, 31 Maret 2014

TANYA JAWAB DENGAN HAZRAT KHALIFATUL MASIH IV Rha.

TANYA JAWAB DENGAN HAZRAT KHALIFATUL MASIH IV Rha.

Masalah Asuransi Jiwa

Soal:” Huzur! Dalam buku Malfuzat jilid 10 Hazrat Masih Mau’ud as menulis bahwa asuransi jiwa tidaklah jaiz (TIDAK boleh).Waktu itu saya sudah ikut dalam life policy, tapi pada hari berikutnya saya batalkan. Pertanyaan saya adalah ketika membeli rumah dan mengambil kredit pinjaman, sebagian pasangan muda akan terpaksa untuk mengambil life policy, yakni kalau naudzu billaah terjadi sesuatu, maka perusahaan-perusahaan yang memberikan pinjaman, mereka bisa mendapatkan uangnya kembali. Mohon penjelasan Huzur mengenai hal ini.
Huzur Anwar:” Fatwa jemaat Ahmadiyah berkenaan dengan hal ini adalah Kalau diharuskan, dan tidak bisa tidak harus ikut serta didalamnya, Misalnya: Sebagian perusahaan dan departemen pemerintahan yang mengharuskan ikut serta dalam asuransi jiwa, untuk kasus seperti itu diperbolehkan untuk ikut, tapi bayaran hadiah apapun yang anda dapatkan (dari asuransi), anda bisa membelanjakannya untuk tujuan yang baik. Tapi bagi masyarakat umum tidak diizinkan jika anda mengasuransikan untuk suatu keuntungan. Kalau dalam hal ini anda terpaksa, maka lakukanlah! Tapi untuk Mortgage (kredit pinjaman pegadaian) tidak diharuskan mengambil asuransi jiwa.Kalaulah anda tidak mengambil mortgage secara langsung dari bank, maka mungkin saja ada beberapa perusahaan pegadaian yang mengharuskan hal tersebut.Maka untuk menghindarinya, kalau anda mengambil mortgage dari bank, tapi tetap saja mendapatkan kesulitan, maka itu adalah keterpaksaan.Lalu, kalau anda mengasuransikan nya, maka belanjakanlah hadiah dari asuransi jiwa yang anda dapatkan setiap tahunnya untuk amalan yang baik, janganlah belanjakan untuk kepentingan diri sendiri.
Penanya:” Seketika itu juga langsung saya batalkan, Huzur!
Huzur Anwar:”Ya, Anda telah melakukan hal yang benar.

Orangtua Dilarang Mengucapkan Kata-Kata Buruk Kepada Anak
Pertanyaan:” Huzur! Tadi telah dijelaskan mengenai syaitan, bahwa syaitan terbuat dari api, diciptakan dari api. Tapi seringkali terlihat, ketika para ibu marah, menyebut anaknya dengan kata “kamu syaitan!”, atau “anaknya syaitan!”, dll. Apakah perkataan seperti itu dibenarkan?
Huzur Anwar:” Mereka mengucapkan perkataan yang salah. Saya teringat, suatu ketika, Hazrat Khalifatul Masih Tsalis ra sedang menyampaikan ceramah dalam majlis lajnah imaillah, karena itu beliau menasihatkan bahwa, banyak sekali para ibu yang ketika sedang mempersiapkan anak-anaknya untuk berangkat ke sekolah, seiring dengan itu mereka pun memakaikan pakaian pada anak-anaknya dan juga sambil mengeluarkan cacian dari mulutnya, nakal, ini atau itu, apapun yang ingin mereka katakan, mereka lontarkan. Daripada melakukan hal tersebut, kalaulah ketika mempersiapkan anak-anaknya untuk pergi ke sekolah atau pada kesempatan yang lainnya, mereka membaca shalawat atau mebacakan doa-doa, maka doa-doa tersebut akan berpengaruh pada anak-anaknya. Padahal ketika dia mengatakan “anak syaitan” (kepada anaknya) berarti dia tidak hanya mengeluarkan cacian tersebut pada anak-anaknya saja, tapi dia pun sedang mencaci dirinya sendiri dan suaminya.
Penanya:” Huzur! Terkadang, orang tua pun mengatakan “kurang ajar” Ini pun jangan dikatakan kan?
Huzur Anwar:” Sekali-kali janganlah mengucapkannya. Segala sebutan yamh tidak baik yang artinya buruk, akan bisa membawa kepada keburukan, janganlah diucapkan. Inilah sebabnya saya melihat ketika anak-anak datang di masjid Fazl (London), dihadapan saya mereka baik baik saja, tapi ketika bermain diluar, terkadang sampai suara-suara  (sumbang), yang lainnya juga mengatakan kepada saya bahwa terkadang mereka saling mencaci satu sama lain dalam bahasa urdu dan inggris juga, karena mereka belajar sedikit dari sekolahnya, ada juga yang dari teman-temannya dan ada juga yang belajar dari orang tuanya. Kalaulah tarbiyat orang tua baik, maka cacian-cacian ini tidak akan sampai pada mereka. Acara-acara tarbiyat dan seminar yang anda adakan isinya menyampaikan topic-topik berat, padahal selain itu jika diajarkan supaya para ibu berdoa bagi anak-anak mereka sejak mereka masih kecil dan berkata dengan perkataan yang sopan dihadapan mereka, kalau mereka belajar sesuatu yang buruk dari sekolahnya, maka nasihatilah mereka dengan kasih saying, bahwa ini adalah salah, sehingga banyak sekali keburukan yang kita lihat pada anak-anak yang tampak ketika mereka bermain dan itu menjadi bertambah ketika mereka dewasa, sehingga menjadi sulit dihapus, sulit untuk hilang, janganlah seperti itu. Inilah hal-hal yang mendasar, yang didalamnya perlu untuk mentarbiyati anak-anak kita.

Program Wasiyyat Seorang Istri
Pertanyaan:” Para istri yang tidak mendapatkan uang saku yang ditentukan dari suami mereka, bagaimana mereka memberikan candah wasiatnya?
Huzur Anwar:”Ini adalah masalah pengaturan, bukan masalah fiqah. Karena itu para pengurus bidang alwasiyat telah membuat satu qaidah untuk menyelesaikan masalah-masalah kantornya yang tentunya jelas telah meminta persetujuan dari Hazrat Khalifatul Masih.Kaidah ini telah berjalan sejak khalifatul Masih Tsalits bahwa biaya untuk keperluan makan minum anda setelah diperkirakan, yakni biaya untuk keperluan makan anda dalam satu bulan misalnya seperti biaya makan seorang pria 100 pound atau 150 pound.Sebagaimana anda makan, setiap orang mengeluarkan biaya rumah tangganya sesuai dengan keadaannya masing masing. Jika perbulan anda membelanjakan 500 atau 600 pound untuk bahan makanan untuk keperluan rumah tangga dan makanan minuman yang lainnya, atau 300 pound, atau 200 pound sedangkan anda memiliki 3 atau 4 anggota keluarga, maka bagilah! Berapa orang anggota keluarga?dari itu berapapun bagian anda, berikanlah candah wasiyyatnya sesuai dengan itu.

Anak Kita Diundang Acara Ulang Tahun di Sekolah
Pertanyaan:” Saya ingin mengklarifikasi berkenaan dengan hari ulang tahun. Saya tahu bahwa kita tidak diperbolehkan untuk merayakan ulang tahun, tapi (bagaimana) jika anak anak kita disekolah diundang (untuk menghadiri perayaan hari ulang tahun) apakah mereka diperbolehkan untuk menghadirinya?
Huzur Anwar:” Janganlah anda merayakan hari ulang tahun anak anda sendiri, tapi jika anak-anak anda diundang pada perayaan hari ulang tahun oleh teman teman sekolahnya, maka jika menurut anda tidak akan ada keburukan (kejahatan:harm) dengan menghadirinya, anda bisa mengizinkan mereka untuk menghadirinya, tidaklah mengapa.
Pertanyaan:” Apakah mereka diizinkan untuk memakan makanan didalamnya ( perayaan hari ulang tahun itu)?
Huzur Anwar:”Tidaklah mengapa, tidak haram. hanya jika daging babi, ham (daging babi bagian paha) atau apapun yang disembelih dengan nama sesuatu selain nama Allah, tidaklah diperbolehkan untuk dimakan, selain itu, semua makanan yang halal boleh dimakan.

Mewakafkan Anak Perempuan ke Jemaat
Pertanyaan:” Huzur! Anak-anak perempuan yang tidak diwakafkan dan sekarang beranjak dewasa, apakah setelah dewasa nanti dia bisa mewakafkan dirinya sendiri?
Huzur Anwar:” Bisa sekali mewakafkan. Syaratnya harus memiliki keahlian.Anda berikan mereka tarbiyat agama, berikan mereka tarbiyat keilmuan agama, ruhaninya juga, jadikanlah mereka orang yang memiliki keahlian.Anak anda, jadilah dokter, jadilah guru.
Penanya:” Huzur! Ada bidang yang dikhususkan yang didalamnya anak-anak perempuan bisa mewakafkan dirinya sendiri?
Huzur Anwar:” Bidang yang dikhususkan? Jika ingin melakukannya nanti, maka selanjutnya jemaat akan melihat, apa permintaannya? Apabila anak-anak menjadi sesuai dengan permintaan, setelah nanti dibentuk menjadi sesuatu yang indah dan akan anda persembahkan untuk jemaat, itulah yang sebenarnya dan jemaat pun akan menggunakannya. Penting juga. Ada juga sekolah milik jemaat, di afrika, di Pakistan juga dibuka, ada rumah sakit 2, untuk itu dibutuhkan dokter-dokter, guru-guru, saya telah katakan kepada sebagian orang, ambillah bidang jurnalis, kalau ada yang bagus dalam  bidang jurnalis, maka kita bisa mengambil banyak manfaat dari mereka. Banyak sekali lajnah-lajnah kita yang memberikan manfaat dalam penerjemahan, kalau mempelajari berbagai macam bahasa, urdu, arab juga, maka akan sangat bermanfaat untuk penerjemahan. Begitu jugalah dalam corak yang ada sekarang, meskipun bukan wakaf, tapi saat ini banyak sekali bibel kita yang ada di “research cell” yang telah didirikan oleh Hazrat Khalifatul Masih Arrabi’. Sekarang beberapa anak-anak perempuan waqifin e nou sudah ikut andil didalamnya dan dengan karunia Allah ta’ala, mereka mengerjakannya dengan baik, mereka telah begitu banyak melakukan tugas penelitian dalam membandingkan antara bible dan qur’an, sehingga banyak sekali para pakar-pakar pria kita tertinggal di belakang. Lakukanlah demikian, insya Allah akan bermanfaat. Selanjutnya jemaat akan mengambil pengkhidmatan darinya. Oke?

Bolehkah Wanita Ikut Mengantar Mayit Pergi ke Kuburan
Dalam acara tanya jawab bersama dengan Hazrat Khalifatul Masih Ar Rabi’ rah, disampaikan pertanyaan kepada Huzur,” Bolehkah wanita pergi ke kuburan? karena di negeri-negeri Arab para wanita dilarang untuk pergi ke kuburan. 
Huzur menjawab: “Hazrat Rasulullah SAW melarang para wanita ikut serta mengantar jenazah untuk menguburkannya. Tapi jika hal itu dilakukan setelahnya, secara sendiri, diperbolehkan.  Kenapa dilarang? Karena wanita memiliki tingkat emosional yang rapuh, Tidak mudah bagi mereka untuk menyaksikan orang-orang yang mereka cintai dikuburkan. Sehingga terkadang timbul gangguan kesehatan mental. Justru Perintah ini diberikan demi para wanita, bukan untuk memahrumkan mereka (para wanita) dari suatu faidah. Pada saat jenazah dibawa untuk dikuburkan, janganlah para wanita ikut serta, tapi setelah itu (dilain waktu-Pent) silahkan pergi untuk berdoa di kuburan dan memang mereka biasa untuk pergi berdoa.  

Bolehkah Anak Ahmadi Belajar Ngaji Pada Ulama Ghaer?
Dalam acara Majlis Irfan, seorang khadim bertanya kepada Hazrat Khalifatul masih Ar Rabi ra :”  Jika kita tidak bisa shalat di belakang ghair ahmadi, apakah kita bisa belajar Al-Quran karim pada ulama ghair ahmadi? Jika memang bisa belajar kepada mereka, kenapa diantara kedua peraturan itu ada perbedaan (shalat dan ngaji)?”
Jawab:
Huzur:” Kenapa ahmadi tidak boleh shalat di belakang ghair ahmadi, Anda tahu?”
Khadim:”Karena di belakang, mereka menentang jemaat”
Huzur:”Bukan itu yang menjadi permasalahan”
Huzur:”Apakah anda mengimani Hazrat Masih Mauud as sebagai Imam mahdi atau tidak?”
Khadim:”Ya Huzur”
Huzur:”Yakin?”
Khadim:”Yakin Huzur”
Huzur:Siapa yang menjadikan Imam?
Khadim:”Allah Ta’ala”
Huzur:”Allah Ta’ala kah atau jadi dengan sendirinya?
Khadim:”Tidak, Allah Ta’ala”
Huzur:”Orang yang berani mengingkari imam yang telah ditunjuk oleh Allah Ta’ala lalu mengatakan bahwa orang itu (imam itu) adalah pendusta, apakah orang seperti itu bisa menjadi imam? Simple saja masalahnya. Lain halnya dengan mengajar Al-Quran Karim, didalamnya tidak terdapat pendakwaan seperti itu. Itu (Al-Qur’an Karim) adalah kalam Ilahi, siapa saja yang memahami bahasa arab dia bisa mengajarkannya. Dalam hal ini (mengajar Al-Quran Karim) tidak ada kaitannya dengan imamat (keimaman) dan ghair imamat (bukan perkara keimaman). Sedangkan didalam perkara shalat, ada (masalah keimaman).
Tapi Didalam pengajaran Al-Quran oleh ulama ghair terdapat resiko yang membahayakan. Orang yang belajar Al-Quran kepada ulama ghair, didalamnya akan dijumpai banyak sekali terjemahan yang menyimpang dari akidah kita dan meskipun nyata-nyata terjemahannya salah, tapi tetap saja digunakan oleh para Maulwi ghair. Seperti contoh masalah kewafatan Isa al-Masih atau banyak lagi ayat-ayat lainnya yang secara sengaja diajarkan terjemahan yang salah kepada anak kita dan disisi lain orang tua si anak tidak punya waktu luang untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan itu. Selain itu, banyak sekali ayat Al-Quran yang dia sendiri (si guru ngaji itu) tidak memahami mafhumnya, memang mereka akan menerjemahkan ayat tersebut secara perkata, tapi maknanya tidak akan didapati. Jika orang tua menyuruh anak-anaknya belajar Al-Quran kepada ulama yang seperti itu lantas merasa senang karena anak saya telah belajar Al-Quran, ini merupakan perkara yang rendah. Sebenarnya, benarkah dia sudah mempelajari mazmun yang ada dalam al-Quran atau belum? Hal inilah yang perlu di bahas. Karena itu beberapa keluarga ahmadi merasa senang dengan perkara yang imitasi seperti itu, bahwa anak kita telah belajar Al-Quran dan telah sampai pada level berikutnya. Silahkan test anak-anak kita berkenaan dengan ayat-ayat yang sulit dan yang didalamnya terdapat pertentangan, lantas anda akan mengetahui sampai dimanakah anak kita telah mempelajari Al Qur’an?
Banyak sekali ayat yang tidak direnungkan oleh para ulama kita juga, sehingga mereka tidak memahami bahasan yang terkandung didalamnya. Karena itu, sekarang sangatlah mudah, saya sendiri telah memulai kelas-kelas pelajaran terjemah Al Quran Karim, sebagian besar ayat Al Quran telah kita pelajari dan pelajaran-pelajaran itu bisa diperoleh dalam bentuk audio maupun video. Kenapa orang tua tidak mengambil manfaat dari audio video tersebut? sehingga mereka sendiri pun bisa mempelajarinya untuk selanjutnya diajarkan pada anak-anak mereka. Karena itu, yang perlu mendapatkan pengawasan adalah mereka (orang tua) tidak memiliki waktu luang karena sibuk dengan pekerjaan duniawi lalu menyerahkan anak-anaknya kepada para ulama ghair sehingga mereka terbebas dari beban itu. Cara-cara seperti inilah yang sangat merugikan dan berbahaya.  

Kasyaf Huzur Berkenaan Penentangan dan Kemenangan Jemaat
Dalam menanggapi pertanyaan berkenaan dengan kemenangan jemaat, penentangan dsb, Mufti Silsilah menjelaskan sbb:
Pada tahun 1974, para ahmadi yang ada di Pakistan melewati kehidupan yang dipenuhi dengan api dan darah. Pada saat itu Hazrat Khalifatul Masih tsalits (III) bersabda:” Semalaman saya berdoa, semalaman tidak tidur, saya terus membaca surat Al Fatihah dan berdoa:”Ya Allah! Engkau telah menjadikanku sebagai imam dalam jemaat ini, kepadaku telah diserahkan tanggung jawab untuk melakukan upaya-upaya penjagaan terhadap jemaat ini, tapi saya tidak mengetahui, dimana saja makar atau rencana-rencana buruk tengah dibuat untuk menentang jemaat ini?, apa saja rencana-rencana buruk yang sedang dibuat oleh para penentang itu?, dan kapan dibuatnya? Kalau saya tidak mengetahui semua ini, bagaimana mungkin saya akan bisa melakukan penjagaan untuk jemaat ini.
Huzur bersabda:” Saya terus menerus semalaman mebaca surat Al Fatihah dan melekatkan topik tersebut didalam benak saya, merintih dihadapan Allah Ta’ala. Pada saat sahur, Allah Ta’ala menampakkan pemandangan kasyaf kepada saya, beliau bersabda :”Saya melihat didalam kasyaf, bergrup-grup perwakilan Muballighin sedang pergi menuju negeri China dengan mengendarai kuda.
Lantas Beliau bersabda, mengendarai kuda dalam kasyaf  artinya adalah kesuksesan dan kemenangan. Allah Ta’ala mengabarkan kepada saya, Meskipun engkau tidak mengetahui, siapa saja yang sedang membuat rencana buruk untuk menghancurkan jemaat, dimana saja para penentang itu duduk bersama untuk membuat rencana buruk itu, dan apa saja makar-makar buruk yang mereka buat itu, JANGAN ENGKAU PEDULIKAN HAL ITU! Kami berikan kabar suka kepadamu bahwa kamilah yang telah mendirikan jemaat ini, Lihatlah negara china! mereka mengingkari wujud Tuhan, dinegara itu tidak ada peraturan yang membebaskan pertablighan islam, tapi kami akan sedemikian rupa membuat mereka menerima islam dan akan memberikan kemajuan di negeri itu, tapi usaha itu tidak akan berhasil dengan satu muballig, tidak juga dengan  satu grup muballig saja, melainkan ber grup-grup perwakilan muballig kita akan pergi ke negeri cina, mereka akan pergi dengan mengendarai kuda dan akan mengibarkan bendera kemenangan, nusrat (pertolongan) dan kesuksesan. Inilah masa depan jemaat Ahmadiyah.
Apapun yang ingin dunia lakukan, lakukanlah! Pembakaran, perampasan, pembunuhan, topan api dan darah, hal itu tidak akan menghentikan langkah ahmadiyyah. Yang akan terjadi adalah yang dikehendaki oleh Allah Ta’ala. Dan yang dikehendaki oleh Allah, telah Dia kabarkan 1400 tahun yang lalu  liyuzhirohuu ‘aladdiini kullihii bahwa Allah Ta’ala akan menganugerahkan kemenangan dan keunggulan kepada Islam di dunia ini dalam melawan seluruh agama-agama nanti dizaman Masih Mauud dan dengan perantaraan Masih Mauud . Tidak ada kekuatan manapun di dunia ini yang akan merubah takdir ini.

Apakah Setelah Hijrah Nanti Hudhur Akan Kembali ke Tempat Asal Sebagai Fatih (Pemenang)?
Penanya:”Pada saat terjadi peristiwa fatah Mekah, pasca hijrah, Rasulullah SAW kembali ke Mekah sebagai Fatih Mekah (penakluk Mekah).  Apakah setelah masa hijrah ini berakhir,Hudhur pun akan pulang kembali (ke tempat asal,Pakistan-Pent) sebagai “Fatih” (Penakluk)?
Hudhur:”Jika peristiwa yang akan terjadi itu mengikuti apa yang tuan bayangkan dan inginkan, maka seperti itulah yang akan terjadi  (hadirin tertawa)
Penanya:”Insya Allah ..
Hudhur:”(Sambil tersenyum)Tidak, tidak akan terjadi seperti itu, yang akan terjadi adalah sesuai denganyang dikehendaki oleh Allah Ta’ala, Apa yang tuan bayangkan itu tidak akan bisa mencampuri kehendak Allah Ta’ala.Silahkan tuan bayangkan apa saja terserah tuan, tapipemikiran tuan akan berjalan ke satu arah sedangkan takdir Allah Ta’ala akan berjalan ke arah lain, tidak akan terikat dengan apa yang tuan bayangkan, Dalam hal ini Dia bebas.
Banyak sekali topik berkenaan dengan hijrah yang bisa kita dapatkan dalam Al Quran Karim. Walhasil, akhir dari hijrah yang dilakukan oleh para nabi adalah berbeda satu sama lain. Misalnya Hijrah Hadhrat Musa, Hadhrat Yunus, Hadhrat Isa, Hadhrat Rasulullah SAW.Padadasarnya hijrah yang dilakukan oleh para nabi adalah sama yakni dilakukan karena Allah Ta’ala atau orang-orang telah memaksa mereka untuk melakukannya, tapi akhir dari setiap hijrahyang dilakukan oleh beliau-beliau as berbeda beda.
Dari beberapa hijrah yang dilakukan, tidak semuanya berakhir dengan kepulangan ke tempat asal. Apakah setelah hijrah,HadhratIsa as kembali ke tempat asalnya? Tidak. Apakah setelah hijrah, Hadhrat Yunus kembali lagi? Tidak. Apakah Hadhrat Musa juga kembalike tempat asal dari hijrahnya? Tidak. Intinya: Kesimpulan yang tuan buat bahwa hijrah pasti akan berakhir dengan kepulangan ke tempat asal adalah keliru.Tapi yang jelas,buah yang akan diperoleh dari hijrah adalah keberkatan, keluasan dan kemenangan, ini yang pasti akan terjadi.
Berkenaan dengan kembalinya Rasulullah SAW ke Mekah setelah hijrah, itumerupakan kekhususan bagi Rasulullah SAW. Tuhan yang telah terlebih dahulu menubuatkannya“laraadduka ilaa ma’aad”pasti akan membawa engkau kembali ketempat ini (Mekkah), ini adalah nubuatan yang khusus ditujukan kepada Rasululllah SAW dan telah tergenapi dengan dahsyatnya.
Hudhur:”Apakah setelah hijrah dari Qadian,Hadhrat Muslih Mau’ud ra kembali lagi ke Qadian?
Penanya:” tidak.
Hudhur:”Dimana beliau dikuburkan?
Penanya:”di Rabwah
Hudhur:” Ya, dimakamkan di darul hijrah (Rabwah)
Tidak bisa tuan memaksakan kehendak kepada Tuhan untuk sesuai dengan apa yang tuan fikirkan. Berdoalah semoga Allah Ta’ala menjadikan hijrah ini memberikan taufik kepulangan dalam kehidupan.  Hanya ini yang bisa kita lakukan, lebih dari ini kita tidak bisa melakukan apa-apa.


Terjemah bebas:Mahmud Wardi

BERKAT HARI MASIH MAU'UD A.S OLEH MLN.MUHAMMAD IDRIS

Assalamu'alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuhu
 
Dengan karunia Allah Ta'ala pada perayaan hari Masih Mau’ud a.s (23/3) di Jemaat Tuvalu telah baiat suami dan istri ke dalam Islam Ahmadiyya. Suaminya berusia 58 tahun dan istri berusia 50 tahun. Mereka berasal dari keluarga Kristen. Kisah baiat mereka berawal dari kedua cucunya yang masih bersekolah di tingkat Sekolah Menengah Atas yang juga telah baiat sebelumnya. Baiatnya kedua cucunya tersebut mamancing kemarahan bibi dan pamannya yang ternyata anti terhadap Islam. Kami pun mengadakan rabtah ke keluarga mereka termasuk kedua orang tua anak yang baiat tersebut. Mereka tidak berkeberatan sama sekali anak-anaknya masuk Islam, hanya saja mereka menjelaskan bahwa bibi dan pamannya memang berkarakter buruk. Bahkan mereka pun tidak menghormati kedua orang tuanya sebagaimana mestinya. Sampai pada akhirnya kakek dan nenek kedua anak tersebut menyampaikan ke pihak Jemaat bahwa bibi dan paman kedua anak tersebut tidak berhak melarang kedua anak itu untuk datang ke masjid. Mereka memberikan jaminan atas hal itu. Hal ini memicu kemarahan yang sangat besar dari pihak bibi dan paman kedua anak itu, sehingga terjadilah percekcokan antar bibi, paman dan kakek kedua anak tersebut.
Singkat cerita sebelum perayaan hari Masih Mau’ud, dari Jemaat secara resmi mengundang kedua anak tersebut untuk bisa hadir ke dalam perayaan itu. Dengan karunia Allah, ketika Sekum Jemaat Tuvalu menyampaikan undangan tersebut kepada Kakek dan orang tua kedua anak tersebut, ada pernyataan yang mengejutkan dari Kakek kedua anak itu yang menyampaikan ke Sekum Jemaat Tuvalu keinginannya dan istrinya untuk menjadi Muslim. Singkat cerita baiatlah mereka berdua pada acara peringatan Hari Masih Mau’ud yang beberkat di Jemaat Tuvalu.
Satu hal lagi, jumat ini (28/3) nenek yang baru saja baiat itu juga hadir untuk menunaikan sholat Jumat. Pada saat Muballigh Jemaat Tuvalu menyampaikan khutbah Jumat, nenek tersebut merasakan secara tiba-tiba mengantuk berat. Masih dalam keadaan tersadar beliau melihat kasyaf seseorang datang dan memberikan pensil baru yang diraut tajam. Kemudian nenek tersebut tersontak kaget karena memang fenomena itu tidak terjadi secara nyata. Kemudian rasa kantuk tiba-tiba datang lagi dan beliau seperti melihat banyak kotoran manusia disekitarnya. Setelah itu beliau merasa takut dan bersalah karena telah mengantuk pada saat Muballigh menyampaikan khutbah. Ini adalah pengalamannya yang pertama kali menyaksikan pemandangan rohani seperti itu.
Kemudian nenek tersebut menyampaikan pengalaman rohani itu ke Sekum Jemaat Tuvalu dan memintanya menyampaikan permohonan maafnya ke Muballigh Jemaat Tuvalu karena sudah mengantuk pada saat khutbah Jumat.
Kemudian saya jelaskan bahwa tafsir dari kasyaf atau mimpi nenek itu tentang seseorang yang datang dan memberikan pensil bermakna bahwa nenek itu diminta untuk banyak menulis (belajar) lagi tentang Islam. Dan arti kasyaf yang kedua beliau melihat banyak kotoran adalah beliau akan mendapatkan banyak keberuntungan atau rezeki baik itu secara rohani maupun jasmani karena telah bergabung dalam Islam Ahmadiyya. Tafsiran mimpi ini saya dapatkan dari tafsir mimpi Ibnu Sirrin bahkan di tafsir mimpi Jawa pun ternyata sama maknanya.
Dengan karunia Allah Ta'ala bulan ini bulan yang penuh berkah di Tuvalu karena 5 orang telah baiat bergabung dalam Islam Ahmadiyya. Dan inilah berkat Yaum-e-Masih Mau’ud a.s untuk Jemaat Tuvalu dan masyarakat di Tuvalu.
 
Muhammad idris

Muballigh Jemaat Tuvalu

Selasa, 25 Maret 2014

QASHIDAH MASIH MAUUD AS


فَيْضَانِ مُحَمَّدُ صَلَّي اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
كَمْ نَوَّرَ وَجْهَ النَّبِيِّ صَحَابُهُ.كَالْفُلْكِ ضَآءَ سَطْحُهاَ بِنُجُوْمِهاَ
كَمْ تَنْفَعُ الثَّقَلَيْنِ تَعْلِيْماَتُهُ.قَدْ خُصَّ دِيْنُ مُحَمَّدٍ بِعُمُوْمِهاَ
ظَهَرَتْ هِدَايَةُ رَبِّناَ بِقُدُوْمِهِ.ذَالَتْ ظَلاَمُ الدَّهْرِعِنْدَ قُدُوْمِهَا
ﺟﺂءَ بِتِرْياَقٍ مُزِلٍ سِقَامَناَ.غَابَتْ غَوايَتُناَ بِكُلِّ سُمُوْمِهاَ
نَزَلَتْ مَلٰئِكَةُ السَّمﺂءِ لِنَصِرِه.قَدْ فَاقَتِ الْاَرْضُ سِمًى بِظُلُوْمِهِ
رَدَّ  عَلَى الْاَ رْضِ كَنُوْزاً صَحاَبُهُ.فُتِنَ الْيَهُوْدُ بِبَقْلِهَا وَبِفُوْمِهَا
رُفِعَتْ بُيُوْتُ الْمُؤْمِنِيْنَ رَفاَعَةً.خُسِفَ الْبِلاَدُ بِفَرْسِهاَ وَ بِرُوْمِهاَ
دَخَلَتْ صُفُوْفَ عِدًا بِغَيْرِ رَوِيَّةٍ.فاَذَتْ جَماَعَةُ صَحْبِهِ بِقُحُوْمِهاَ
مُنِحَ الْعُلُوْمُ صَغِيْرَهَا وَ كَبِيْرَهاَ.صَبَّتْ سَمَآءَ الْعِلْمِ مَاءَ غُيُوْمِهاَ
فاَضَتْ صُفُوْفُ الْكَوْثَرِشَوْقَا لَهُ.وَعَدَتْ اِلَيْهِ الْجَنَّةُ بِكُرُوْمِهاَ
LIMPAHAN KARUNIA MUHAMMAD SAW
Betapa Terang Nur Para Sahabatnya Menyinari Sajah Nabi Itu, Laksana Cakrawala Langit Diterangi Gemerlap Bintang Gemintang.
Betapa Besar Manfaat Ajaran Nabi Itubagi Kedua Golongan In Dan Manusia. Sungguh Istimewalah Agama Muhammad SAW
Hidayah Tuhan Kamipun Nampak Bersama Datangnya Nabi Suci Itu. Kegelapan Zaman Pun Lenyap Bersama Datangnya Nabi Itu.
Dia Dating Membawa Obat Penawar Bagi Kesembuhan Kami. Kesesatan Kami Pun Lenyap Dengan  Segala Racun-Racunnya.
Para Malaikat Pun Turun Dari Langit Untuk Menolong Nabi Itu. Bumi Pun Terang Dan Bebas Dari Segala Kegelapan.
 Segala Khazanah Telah Dikembalikan Ke Bumi Oleh Para Sahabatnya.
Namun Orang Yahudi Telah Jatuh Oleh Ujian Bawang Putih Dan Merahnya. Rumah Orang-Orang Mu’min Telah Dimulikan Martabatnya, Sementara Negeri Persia Dan Romawi Telah Digelapkan.
Para Sahabat Telah Menerobos Barisan Musuh Tanpa Ragu Dan Bimbang. Kemenanganpun Dipersembahkan Dengan Segala Khazanahnya.
Ilmu Yang Besar Maupun Yang Kecil Telah Dilimpahkan Oleh Nabi Itu. Sehingga Langitpun Menurunkan Air Segala Ma’rifat/ Telaga Kautsar Telah Terus Menerus Meniupkan Angin Dengan Segala Anggurnya Telah Berlari Kearah Nabi Itu.


قَصِيْدَةٌ فِيْ مَدْحِ خَاتَمِ النَّبِيِّيْنَ صَلَّي اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ فِيْ ائيْنَةِ كَمَالاَتِ اِسْلاَمِ
ياَرَبِّ صلِّ عَلى نَبيِّكَ دَائِماً. فِيْ هٰذِهِ الدُّنْياَ وَ بَعْثٍ ثاَنٍ.Reff
ياَعَيْنَ فَيْضِ اللهِ وَالْعِرْفاَنِ. يَسْعٰى إِلَيْكَ الْخَلْقُ كاَلظَّمْاٰ نِ.
ياَ بَحْرَفضْلِ الْـمُنْعِمِ الْمَنّاَنِ. تَهْوِيْ اِلَيْكَ الزُّمَرُ بالْكِزَانِ.
يَا شَمْسَ مُلْكِ الْحُسْنِ وَالْاِحْساَنِ. نَوَّرْتَ وَجْهَ الْبَرِّ وَالْعُمْرَانِ.
قَوْمٌ رَأَوْكَ وَأمَّةٌ قَدْ اُخْبِرَتْ. مِنْ ذٰلِكَ البَدْرِ الَّذِي أَصْباَنِيْ.
يَبْكُوْنَ مِنْ ذِكْرِ الْجَمَلِ صَباَبَةً. وَ تَأَلُّماً مِّنْ لَّوْعَةِ الْهِجْرَانِ.
وَأَرَي الْقَلُوْبَ لَدَي الْحَناَجِرِ كُرْبَةً. وَ أَرَي الغُرُوْبَ تُسِلُهاَ الْعَيْناَنِ.
ياَ مَنْ غَدَا فِيْ نُوْرِه وَ ضِياَئِه. كَاالنَّـيِّرَيْنِ وَنُوِّرَ الْمَلَوَانِ.

QASIDAH PUJI SANJUNG YANG DIPANJATKAN HAZRAT MASIH MAU’UD AS KEPADA NABI MUHAMMAD SAW.
Wahai Mata Air Limpahan Ilahi Dan Makrirat Ilahi, Manusia Dating Kepadamu Berlari-Lari Laksana Kehausan.
Wahai Lautan Karunia Ilahi Maha Penyantun Maha Pemberi, Berbagai Bangsa Dating Kepadamu Dengan Membawa Al-Kizan(Jambangan).
Wahai Matahari Kerajaan Kebaikan Dan Keihsanan, Engkau Telah Menyinari Persada Ini Dan Penduduknya.
Suatu Kaum Pernah Melihatmu Dan Suatu Umat Sudah Pula Diberi Kabar Tentang Bulan Yang Merenggut Hatiku.
Dengan Mengenang Keelokanmmu, Mereka Menangis Karena Cintannya Dan Merasapedih Serta Pilu Karena Terpisah Jauh.
Kulihat Hatinya Remuk Gelisah , Air Mata Berderai Basah Berlinangan.
Wahai Yang Mendapat Nur Dan Sinarnya,, Engkau Bagaikan Matahari Dan Bulan  Penerang Siang Dan Malam.
قَصِيْدَةٌ فِيْ مَدْحِ خَاتَمِ النَّبِيِّيْنَ صَلَّي اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ فِيْ ائيْنَةِ كَمَالاَتِ اِسْلاَمِ
لاَ شَكَّ اَنَّ مُحَمَّدًا خَيْرُ الْوَرٰى. رَيْقُ الْكِرَامِ وَ نُخْبَةُ الْاَعْياَنِ.
تَـمَّتْ عَلَيْهِ صِفاَتُ كُلِّ مَزِيَّةٍ. خُتِمَتْ بِهِ نَعْمَاءُ كُلِّ زَمَانِ
وَاللهِ إنَّ مُحَمَّدًا كَرِدَافَةٍ. وَبِهِ الْوُصُوْلِ بِسُدَّةِ السُّلطَانِ
هُوَ فَخْرُ كُلِّ مُطَهَّرٍ وَمُقَدَّسٍ. وَبِه يُبَاهِى الْعَسْكَرُ الرُّوْحَانِى
هُوَ خَيْرُ كُلِّ مُقَرَّبٍ مُتَقَدِّمٍ. وَالْفَضْلُ بِالْخَيْرَاتِ لاَبِزَمَانِ
وَالطَّلُّ قَدْ يَبْدُو اَماَمَ الْوَبِلِ. فَالطَلُّ طَلُّ لَيْسَ كاَلتَّحْتَانِ
بَطَلُ وَّ حِيْدٌ لَا تَطِيْشُ سِهاَمُه. ذُوْ مُصْمِيَاتٍ مُوْبِقُ الشَّيْطاَنِ.
Memang tak syak lagi Muhammad yang terbaik dari semua, pilihan dari orang-orang mulia dan pilihan dari orang-orang terkemuka.
Segala sifat-sifat yang indah dan segala nikmat yang terdapat pada setiap zaman telah sempurna di dalam dirinya.
Demi Allah, Nabi Muhammad adalah ikutan, dengan menolongnya orang bisa sampai ke istana ilahi.
Dan dia menjadi kebanggaan orang-orang suci dan laskar rohani merasa bangga dengan dia.
Dia adalah orang yang paling utama dari pada orang-orang sebelumnya yang pernah merasakan Kedekatan Ilahi dan karunia itu tergantung kepada kebaikan bukan kepada zaman.
Adanya embun di waktu hujan turun lebat, embun tetaplah embun ia tidak lah seperti hujan lebat.
Dia satu-satunya orang yang  gagah perwira yang tak pernah meleset anak panahnya.
قَصِيْدَةٌ فِي نَعْتِ رَسُوْلِ اللهِ صلعم.
ياَقَلْبِيَ اذْكُرْ اَحْمَدَا.عَيْنَ الْهُدٰى مُفْنِي الْعِدٰى
بَرّاً كَرِيْماً مُحْسِناً. بَحْرَالْعَطَاياَ وَالْجَدٰى.بَدْرٌ مُنِيْرٌ زَاهِرٌ. فِيْ كُلِّ وَصْفٍ حُمِّدٰى
إحْساَنُه يُصْبِيْ الْقُلُوْب. وَحُسْنُه يُرْوِي الصَّدٰى.
الظَّالِمُوْنَ بِظُلْمِهِمْ. قَدْ كذَّبُوْهُ تَمَرُّدَا.وَالْحَقُّ لاَ يَسَعُ الْوَرٰى. إنْكاَرَهُ لَماَّ بَدَا
أُطْلُبْ نَظِيْرَ كَماَلِه. فَسَتَنْدَمَنَّ مُلَدَّدَا. مَا اِنْ رَاَيْنَا مِثْلَهُ. لِلناَّ ئِمِيْنَ مُسَهِّدَا
 نُوْرٌ مِّنَ اللهِ الَّذِي. اَحْياَ العُلُوْمَ تَجَدُّداَ.الْمُصْطَفٰى وَالْمُجْتَبٰى وَالْمُقْتَدٰى وَالْمُجْتَدٰى.
Wahai hatiku, ingatlah selalu Ahmad SAW
Sumber mata air petunjuk, yang membuat musuh-musuh fana,yang baik mulia muhsin
Lautan anugerah dan karunia, purnama yang bersinar terang gilang gemilang
Ia terus menerus disanjung didalam setiap sifatnya
Keihsanannya merayu-rayu hati dan keelokannya menghilangkan akan rasa dahaga.
Orang-orang yang zalim dengan kezalimannya berkali-kali mendustakannya
Dan kebenaran itu sesuatu yang demikian keadaannya, manakala ia zahir, makhluk dengan keingkarannya sekalipun tak akan dapat menodai.
Maka silahkan cari yang setara kesempurnaannya(dengan ia), tentu akan didapati mereka dalam keadaan menanggung malu(didalam pencariannya) dan dibuat bingung karenanya.
Kita tidak melihat adanya tara bandingan. Ibarat yang berusaha membangunkan orang-orang yang dalam keadaan sedang tertidur lelap dibuat mimpinya saja.
 Ia itu nur yang datang dari Allah. Yang memberi suasana hidup baru bagi ilmu-ilmu.
 Insan pilihan, Anutan. wujud yang jejak langkahnya senantiasa diikuti. Pribadi yang orang-orang darinya mencari manfaat.


ياَرَبِّ صلِّ عَلٰى نَبيِّكَ دَائِماً. فِيْ هٰذهِ الدُّنْياَ وَ بَعْثٍ ثاَنٍ.
رَسُوْلٌ مُبِيْنٌ رَسُوْلٌ امِيْنٌ. طٰهٰ أحْمَدُ مُحَمَّدُ.
 اَوَّلُ الْعَابِدِيْنَ خاَتَمُ النَّبِيِّيْنَ. رَحْمَةً لِلْعاَلَميْنَ .مُحَمَّدُ.
اللهم صل على محمدٍ و على ال محمدٍ.
النَّبِيُّ الاُمِّيُّ النَّبِيْرُ الْمُبِيْنُ. محمد
اَوَّلُ الْمُسْلِمِيْنَ اَوَّلُ الْمُؤمِنِيْنَ. دَاعِياً اِلَى اللهِ. محمد
اللهم صل على محمدٍ و على ال محمدٍ.
شَهِيْدٌ شاَهِدٌ ناَصِحٌ اَمِيْنٌ، مُنْذِرٌ مُبَشِّرٌ محمد.
اَوَّلُ الْمُسْلِمِيْنَ اَوَّلُ الْمُؤمِنِيْنَ. دَاعِياً اِلَى اللهِ محمد
اللهم صل على محمدٍ و على ال محمدٍ
Ya Allah curahkanlah keselamatan atas NabiMu selalu. Di dunia ini dan di hari kebangkitan yang kedua nanti
Rasul yang  Nyata(benar) Rasul yang benar . Manusia paling sempurna yang banyak memuji dan yang banyak dipuji. Hamba yang Utama seorang Khotamun Nabiyyin. Rahmat bagi seluruh alam semesta. MUHAMMAD.
Ya Allah anugerahkan keselamatan atas Muhammad dan keluarga Muhammad saw.
Seorang Nabi  yang UMMIY namun menjadi seorang Penegas ucapan yang jelas lagi nyata.MUHAMMAD
Yang pertama menyerahkan diri dan beriman. Seorang penyeru kepada Allah. MUHAMMAD.
Ya Allah anugerahkan keselamatan atas Muhammad dan keluarga Muhammad saw.
Yang banyak menyaksikan dan seorang syahid, pemberi nasihat yang benar. Pemberi peringatan dan kabar suka. MUHAMMAD.
Yang pertama menyerahkan diri dan beriman. Seorang penyeru kepada Allah. MUHAMMAD.

Ya Allah anugerahkan keselamatan atas Muhammad dan keluarga Muhammad saw. 

Minggu, 23 Maret 2014

Sketsa Kehidupan dan Pengkhidmatan Yang Mulia Mirza Masroor Ahmad



Sketsa Kehidupan dan Pengkhidmatan Yang Mulia Mirza Masroor Ahmad,
Khalifatul Masih V, sebelum menjadi Khalifah

·        Yang Mulia Mirza Masroor Ahmad, Khalifatul Masih Al-Khaamis a.b.a. lahir pada 15 September 1950 di Rabwah, Pakistan, kepada pasangan Hazrat Sahibzada Mirza Mansur Ahmad dan Hazrat Sahibzadi Nasira Begum Sahiba.
·        Beliau adalah cicit dari Masih Maud a.s., cucu dari Hadhrat Mirza Sharif Ahmad r.a., dan dari pihak ibunya ialah cucu dari Hazrat Khalifatul Masih II r.a.
·        Beliau menyelesaikan kelas-10 dari SMU Talim-ul-Islam di Rabwah, dan memperoleh BA dari Sekolah Tinggi Talim-ul-Islam Rabwah, Pakistan.
·        Di tahun 1967 pada usia tujuhbelas tahun, beliau menjadi seorang Musi (mendaftarkan diri dalam Al Wasiat dengan berjanji untuk memberikan sekurangnya sepersepuluh dari penghasilan maupun pemilikannya untuk kepentingan siar Islam.)
·        Di tahun 1967 beliau memperoleh gelar Master of Science dalam Ekonomi Pertanian dari Universitas Pertanian Faisalabad, Pakistan.
·        Pada 31 Januari 1977, beliau menikah dengan Mukarama Syeda Amtul Sabuh Begum, putri dari Begum Sahibzadi Amtul Hakim almarhumah dan Syed Daud Muzaffar Shah. Walimah diadakan pada 2 Februari 1977.
·        Beliau dikaruniai dengan seorang putri, Mukarma Amtul Waris Fateh, isteri dari Mukaram Fateh Ahmad Dahiri dari Nawabshah, dan seorang putra Mukaram Sahibzada Mirza Waqas Ahmad yang sedang menempuh pendidikan tingginya di Inggris.
·        Tahun 1977 beliau mewakafkan dirinya (Wakaf Zindiqi) untuk Islam dan ditugaskan ke Ghana di bawah program Nusrat- Jahan, yang memberi bantuan pada sejumlah besar rumah sakit dan sekolah di Afrika Barat.
·        Dari 1977 sampai 1985, beliau menjadi Kepala Sekolah pada Sekolah Menengah Sagala milik Ahmadiyya untuk 2 tahun, Kepala Sekolah pada Sekolah Menengah Easarcher milik Ahmadiyya untuk 4 tahun, dan menjadi Manajer dari Lahan Pertanian Ahmadiyya di Utara Ghana untuk 2 tahun, pada mana beliau secara sukses telah menanam dan memelihara gandum untuk pertama kalinya di Ghana.
·        Tahun 1985 beliau kembali ke Pakistan dan ditunjuk sebagai Kepala II Departemen Urusan Keuangan pada 17 Maret 1985.
·        Pada 18 Juni 1994 beliau ditunjuk sebagai Nazir Ta'lim (Direktur Pendidikan).
·        Pada 10 Desember 1997 beliau ditunjuk sebagai Nazir A'ala (Direktur Utama) dan Amir Lokal, sampai dengan beliau dipilih sebagai Khalifa beliau ada dalam jabatan ini.
·        Di Agustus 1988 beliau ditunjuk sebagai Sadr (Presiden) Majlis Karpardaz (Badan Manajemen dari Bahisti Maqbarah).
·        Sebagai Nazir A'ala, beliau juga berkhidmat sebagai Nazir Dhiyafat (Ramah Tamah) dan Nazir Ziroat (Pertanian).
·        Dari 1994 sampai 1997 beliau menjadi Ketua Yayasan Nasir. Pada saat yang sama beliau menjabat juga sebagai Presiden Komite Tazain Rabwah (Komite untuk Rabwah yang Indah). Beliau memperluas Kebon Bibit Gulshan-e-Ahmad dan dengan usaha sendiri membuat penghijauan Rabwah.
·        Dari 1988 sampai 1995 beliau tetap menjadi anggota Badan Qadha (Fikih).
·        Di Pusat Khuddam-ul Ahmadiyya, beliau pernah menjabat Muhtamim Sehat-e-Jismani (Kesehatan Jamani) pada 1976-1977, Muhtamim Tajneed 1984-1985, dari 1985-86 sampai 1988-89 Muhtamim Majalis Bairoon (Sekretaris Urusan Luar), dan 1989-90 Naib Sadr (Wakil Presiden) Khuddam-ul-Ahmadiyya Pakistan.
·        Dalam Ansarullah Pakistan, beliau menjabat Qaid Zahanat dan Sehat-e-Jasmani (Kesehatan Jasmani) di tahun 1995, dan Qaid Talim-ul-Quran (Pendidikan Quran) dari 1995-1997.
·        Di tahun 1999 beliau mendapat kehormatan untuk menjadi tahanan atas nama Allah, di Rabwah, Pakistan. Beliau ditahan pada 30 April dan dilepas pada tanggal 10 Mei.
·        Pada 22 April 2003 pukul 23:40 Waktu London, pemilihannya sebagai Khalifatul Masih V (Pengganti Kelima dari Masih Maud) diumumkan. Beliau berusian kira-kira 53 tahun.
·        Mudah-mudahan Allah akan menguatkan tangan-tangannya dan memberikannya usia panjang dan kehidupan yang makmur dalam memimpin Jemaat. Dan Mudah-mudahan Allah akan terus menerus menyirami Jemaat ini dengan BerkatNya dan membuatnya tumbuh dengan loncatan-loncatan dan perluasan-perluasan. Amin.

PEWARIS NABI, PEWARIS RUHANI dan JEMAAT ILAHI

(Sepenggal Doa Hazrat Masih Mau’ud as dalam Buku Tuhfatun Nadwah) Surat Al-Anbiya Ayat 89 وَزَكَرِيَّآ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُۥ رَبِّ لَا تَذَ...