Rabu, 09 Juli 2014

BEBERAPA KISAH NYATA MINTA MAAF "TNG"

1. Terkenang, mengenang, dan selalu dikenang
Created By : Zorra Parwina


Pernah punya kenangan ? pasti dong. Pernah punya kenangan yang berkesan ? wajib punya. Karena kenangan sebagian dari iman, eh maksud nya sebagian dari hidup kita. Pada kenyataan nya kenangan menjadi sebuah bukti nyata suatu kejadian yang terekam diingatan kita, baik itu kenangan yang indah, sedih, atau bahkan berbentuk abstrak, dan tentu nya setiap manusia akan mengalami suatu kejadian yang nanti nya mereka akan sebut kenangan dan salah satu nya yang merasakan itu adalah aku.
Saya adalah orang yang punya banyak kenangan. Salah satu kenangan yang berkesan dan cukup menguras tenaga, waktu, dan fikiran (Oke, ini lebay). Kenangan itu adalah ketika saya mendapat tugas meminta maaf kepada kedua orang tua. Ketika mendengar tugas itu saya hanya mengangguk tanda sok mengerti, tersenyum “Ah, ini sih gampang” batin saya. Namun, kenyataan nya pembuktian tidak segampang ucapan, mungkin hal ini yang bisa digamparkan saat tugas ini akan saya lakukan.
Tepat ditanggal 22 April 2014 aku mulai menyusun rencana prosesi minta maaf, ya istilah keren nya mengonsep lah supaya prosesi nya lebih dramatis dan pasti nya makna dari tugas ini benar-benar tersampaikan. Jadilah aku berencana meminta maaf jam 3 atau lebih dari itu tapi masih dalam suasana pagi. Kenapa ? karena suasana pagi cukup tenang, dan yah setidak nya tidak akan banyak orang yang mengetahui.
Dan setelah konsep yang tidak terlalu jelas itu, alhasil tiap jam 3 pagi aku bangun dan selalu nengok kamar ibu cuman buat lihat sikon yang ada. Kalau ibu buka pintu kamar aku selalu langsung berlari kekamar, karena nyata nya aku belum punya keberanian untuk meminta maaf.
Galau.. galau.. galau, dan puncak galau itu terjadi dihari jum’at. Entah ada angin apa pas lagi jumatan yang ngebuat ibu-ibu manislor gempar soal berita minta maaf itu, padahal niat mau kasih kejutan yang special eh malah jadi sial.
Di Jum’at malam ini, banyak keluarga yang berkumpul dirumah termasuk ibu nya kembar (wa eti, read) dan yang mereka obrolin soal tugas itu dan ternyata si kembar udah ngerjain tugas itu lebih dulu dan alhasil ibu bilang “Ko si wina belum minta maaf ?”. aduh jlebb, aku yang mendengar nya hanya diam sambil senyum. Diam terus pura-pura tidur di kamar J.
Dan setelah kejadian itu bener-bener ngerasa ngga enak ke ibu, dan besok nya setelah subuh dan sebelum mandi aku langsung minta maf ke ibu. Hmm.. cukup terharu, tapi mungkin kurang seru karena rencana nya udah gagal diawal. Ibu nangis, aku ? ya jangan ditanya, wong sebelum minta maaf juga udah nangis. Dan ini kata-kata ibu yang cukup menyentuh :
“Iya, sebelum wina minta maaf, mamah pasti udah maafin. Mamah selalu berdoa yang terbaik buat wina, buat masa depan wina. Yaa mudah-mudahan wina jadi anak shalehah dan apa yang menurut wina paling baik mamah pasti selalu dukung”. 


Zorra’s POV
Apa meminta maaf ke orang tua itu susah ? jawaban nya iya, klo ngga percaya sok atuh dicoba. Tapi inget jangan pernah coba-coba kalau mau minta maaf sama orang tua karena mereka bukan barang percobaan. Satu pesan : segerelah minta maaf ke kedua orang tua selagi mereka masih ada didunia, selagi mereka masih bisa membagi kasih sayang nya, dan selagi ada yang selalu mencintai kita disetiap nafas kehidupan saat ini.Percayalah ridho allah ada dalam ridho orang tua, dan ridho orang tua sellau mengantarkan kita pada setiap kesuksesan dalam hidup.

2. TANGISAN 
Nama saya Umul Qodriyah saya terbiasa di panggil dengan sebutan Riyah, saya anak ke lima dari empat bersaudara J mengapa empat karena kaka saya telah meninggal sebelum saya lahir, banyak yang bilang bahwa saya lahir menggantikan meninggalnya kaka saya hehe J
Awalnya saya merasa gugup untuk mememinta maaf kepada ibu sendiri,entah karena apa mungkin karena terlalu banyak dosa saya kepada ibu saya. Siang itu saya berada di rumah dan ibu saya sedang menjahit karena rutinitas ibu saya memang penjahit, saya mendekati ibu saya dan duduk di sampingnya entah kenapa tiba-tiba saya mengatakan hal lain bukan meminta maaf. Setelah berbincang-bincang akhirnya saya pergi ke kamar untuk memikirkan rencana meminta maaf dan akhirnya ide saya tertuju pada sore hari tepatnya ketika adzan magrib. Sebelum adzan magrib saya wudhu terlebih dahulu, setelah wudhu saya ke kamar ketika di kamar saya mondar mandir seperti orang kebingungan, saya memikirkan apakah saya berani meminta maaf kepada ibu saya jujur ini yang pertama kalinya karena dulu sebelum saya dewasa saya adalah wanita tomboy hehe dan akhirnya adzan magrib berkumandang saya mendekati ibu saya dan langsung mengucapkan maaf
“mih, riyah minta maaf nya loba salah ka mimih” ujar saya.
 “tumben teuing minta maaf” ujar ibu.
“riyah hoyong berubah mih, saur guru riyah pan lamun palay sukses kudu minta maaf ti ayeuna, jadi maafkeun kasalahan-kasalahan riyah nya mih” ujar saya.
“enya asal ka depana tong nakal deui kudu bisa ngarubah sikap” ujar ibu.
“iya mih insya allah pasti ngarubah ko” ujar saya.
Setelah itu saya langsung pergi ke mesjid. Mengapa saya mengambil waktu sebelum magrib karena setelah minta maaf saya ingin langsung pergi ke mesjid karena kalo tidak seperti itu ibu saya pasti akan menangis, jujur saya tidak bisa melihat ibu saya menangis di depan mata sendiri. Setiap ibu saya bercerita sambil menangis saya terbiasa langsung pergi ke kamar dan ikut menangis di kamar. Itu lah saya J ini ceritaku apa ceritamu J

                          3.‘Menceritakan Pengalaman Tentang Meminta Maaf Kepada Orang Tua’

Assalamualaikum Wr.Wb.
                Disini saya akan menceritakan tentang pengalaman yang paling berharga dari pengalaman apapun yaitu ‘MEMINTA MAAF KEPADA ORANG TUA’. Pengalaman ini merupakan pengalaman pertama bagi saya yang berharga karena saya secara langsung meminta maaf kepada orang tua saya.
                Ketika saya mengikuti kegiatan ‘TNG’ ini adalah tugas pertama yang harus di lakukan ialah ‘meminta maaf kepada orang tua’. Tugas ini adalah tugas yang paling baik menurut saya karena melatih keberanian untuk minta maaf.
                Setelah di beri tugas tersebut saya langsung berfikir bahwa saya harus berani untuk meminta maaf kepada orang tua saya, meski saya malu atas dosa yang saya perbuat terhadap mereka. Walau saya tau bahwa mereka  sudah memaafkan kesalahan-kesalahan saya selama ini. Ini adalah kewajiban saya sebagai anak yang mempunyai banyak dosa terhadap orang tua saya. Dalam hati saya, saya terus berdoa kepada ALLAH S.W.T agar di beri kekuatan untuk minta maaf.
                Hari pertama saya meminta maaf, saya mencoba mendekati ibu saya untuk meminta maaf sampai berjam-jam saya mendekati ibu saya. tapi nyata nya setelah saya mendekati lama ibu saya, saya masih malu untuk meminta maaf walaupun saya sudah percaya diri untuk meminta maaf.
                Keesokan harinya saya kembali lagi mendekati ibu saya dan bertekad agar hari ini saya mampu meminta maaf kepada ibu saya. Setelah itu saya menyiapkan air hangat untuk membasuh ibu saya meski masih sulit untuk meminta maaf kemudian tanpa hasil atas usaha saya kali ini.
                Hari demi hari terlewat begitu saja tanpa hasil yang tidak jelas. Namun rasa untuk meminta maaf ini belum padam dalam hati saya. Dari rasa gugup dan rasa malu ini saya belajar untuk berani meskipun akhirnya selalu gagal untuk meminta maaf.
                Setelah menunggu hari yang tepat, saya bertekad bahwa hari ini saya harus bisa meminta maaf kepada ibu saya. Kemudian saya mendekati ibu saya lagi sampai mungkin ibu saya terheran-heran terhadap saya karena saya terus mendekatinya. Saya menyediakan air hangat lalu saya membawa dan saya mengumpulkan keberanian ini untuk minta maaf. Setelah itu saya menyuruh ibu untuk duduk, lalu saya membasuh kaki ibu dengan air hangat kemudian saya meminta maaf. Sambil menangis saya mencurahkan kesalahan saya yang di sengaja ataupun tidak disengaja lalu saya dan ibu hanya mampu menangis sampai semua rasa yang ada dalam hati ini menjadi tenang. Betapa tenang nya hati ini setelah minta maaf seperti tanpa ada beban.
Setelah meminta maaf saya berharap saya mendapat berkah dari ALLAH S.W.T. karena ridho orangtua merupakan ridho yang paling baik dalam menjalankan hidup, tanpa ridho orang tua jadi apalah saya. Semoga setelah meminta maaf semoga menjadi fitrah kembali.
Disitu saya berfikir betapa hebatnya hati seorang ibu dan ayah, mereka mampu melapangkan dada mereka walaupun anak-anak mereka nakal dan selalu melawan mereka. Mereka marah bukan berarti mereka tidak sayang melainkan mereka sayang terhadap kita. Saya bersyukur karena saya masih mempunyai keluarga yang masih lengkap.
                Wabillahi Taufik Walidaya, Wassalamualaikum Wr.Wb.

4. Jazakumullah  papa &  mama J  
JIHAN FAZLINA ANANTA 

‘Assalamualaikum Wr.Wb.’
            Ini merupakan tugas petama kami sebagai anggota ‘TNG’ yaitu meminta maaf kepada kedua orang tua kita masing-masing. Ya, tujuannya agar kedua orang tua kita meridhoi setiap langkah yang kita tuju dan semoga menjadi fitrah kembali setelah meminta maaf.
            Memang berat rasanya ketika kita harus meminta maaf kepada kedua orang tua kita masing-masing karena terlalu banyak dosa yang kita terbuat kepada kedua orang tua kita, terutama dosa kepada ibu mulai dari kita bayi hingga sampai remaja kini. Sudah terlalu banyak kata kata yang kita lontarkan kepada kedua orang tua kita baik di sengaja atau pun tidak di sengaja yang dapat menyakiti perasaan keduanya.
            Saat hendak meminta maaf, suasa na yang tadinya senang ketika kita tidak menyadari segala dosa yang telah kita perbuat kepada kedua orang tua kita pun berubah menjadi syahdu yang mendalam. Hati yang tadinya bergembira saat merenungi kesalahan yang telah di lakukan rasanya benar benar rapuh dan bersalah yang bergejolak rasanya benar bener ingin segera meminta maaf dan mengeluarkan segala yang mengganjal dalam hati ini.
            Namun di saat kita berada di depan kedua orang tua, suara yang tiap detik biasa kami lontarkan pun rasanya tersendat di tengah kerongkongan kami yang sulit untuk di keluarkan, seketika hanya air mata yang mudah di keluarkan dan mengapresiasikan hati kami yang mengganjal.
            Hari pertama saat ingin meminta maaf, mata yang sedang memandang pun menjadi berkaca kaca tak tentu, hati yang awalnya tenang berubah mendesak seketika rasanya susah untuk saya meminta maaf dan mulut ini berubah membisu seketika. Ya, tentu saja hari petama ini saya gagal.
            Hari selanjutnya, mulut ini masih kaku untuk meminta maaf kepada kedua orang tua, mungkin karna ketidak biasaan kita mengucapkan untuk meminta maaf. Tapi saya berusaha mendekati kedua orang tua untuk membicarakannya baik baik, namun lagi lagi saya tidak bisa membendung air mata, dan kamarlah yang menjadi tempat curahan saya untuk menangis. Hari yang kedua pun gagal seperti kemarin.
            Mungkin saya sempat berputus asa atas pr saya yang pertama ini, memang sempat terpikir dalam pikiran saya, apakan saya harus menyerah begitu saja? Tapi rasanya memang tidak mungkin karena mminta maaf adalah kewajiban setiap anak. Baiklah, saya ‘HARUS’ berusaha untuk meminta maaf untuk kesekian kalinya. Tapi jiwa ini rasanya bingung, bgaimana cara yang harus saya perbuat saat ingin meminta maaf. Sempat terpikir pula jika akan meminta maaf saat kedua orang tua sedang tertidur, ya tapi rasanya sangat tidak mungkin.
            Sebelum meminta maaf saya pun melakukan latihan terlebih dahulu karena ke gugupan saat berbicara dan kata kata apa yang seharusnya saya ucapkan terlebih dahulu. Akhirnya hari esoknya pun saya memberanikan diri untuk meminta maaf kepada kedua orang tua, memang sangat berat rasanya tapi ini merupakan suatu kewajiban yang benar benar harus di laksanakan.
            Saat meminta maaf memang masih bingung rasanya kata kata apa lagi yang harus di ucapkan, di situ saya dan kedua orang tua hanya bisa menangis, dan mamah pun terlihat lebih senang ketika sudah saya meminta maaf.
            Hati yang tadinya serdesak oleh kata-kata yang mengganjal berubah menjadi lega dan lebih bahagia.
            Setelah itu mamah pun merasa kebingungan karena ketidak biasaan saya memina maaf, akhirnya pun mamah bertanya dan saya mencoba menjelaskan kepada kedua orang tua tujuan saya meminta maaf. ^_^
Semoga cita-cita saya kelak adalah saya ingin sekali  membalas jasa orangtua dan membahagiakan mereka. Semoga dengan saya berhidmat di jemaat ini, saya bisa memberikan suatu kebahagiaan, dan kebanggaan kepada kedua orang tua.

5. MENCARI RIDHO ALLAH S.W.T by Desi

Awalnya ketika ikut “TNG” sebelum melanjutkan kegiatan “TNG” lebih lanjut kita semua di kasih pr untuk meminta maaf kepada orangtua, yang bertujuan untuk mencari ridho Allah s.w.t. toh ridho Allah s.w.t. sama dengan rido orang tua.
Ketika di kasih pr untuk meminta maaf kepada orang tua itu rasanya bingung sekali, mungkin karna desy banyak sekali salah kepada orangtua, dan desy mencari-cari waktu yang pas untuk meminta maaf kepada orangtua, dukali desy berniat untuk meminta maaf kepada orang tua tetapi tidak jadi, gak tau kenapa susah untuk bilang maaf tuh, sampai akhirny pak buldan sms ke anak-anak “TNG” smsnya berisikan : “ apakah kalian sudah meminta maaf kepada orang tua kalian ?”, dan desi membalasnya : ”belum pak, belum menemukan waktu yang tepat, insya allah mau di coba nanti malam”
Dan akhirnya tepat pada malam minggu setelah shalat magrib,  mamah dan adik yang kecil lagi duduk nonton tv, desy dari kamar keluar dan mendekati mamah memberanikan diri, dengan diawali bismillah desy bilang kemamah, “ mah desy minta maaf, mungkinkesalahan desy sama mamah terlalu banyak, desy suka marah-marah, suka bohong, suka gak nurut ke mamah”. Setelah itu mamah jawab smbil tersenyum dan matanya berkaca-kaca  “ iyah des mamah juga minta maaf J ” , setelah minta maaf rasanya lega banget, setelah itu desy dan mamah berbincang-bincang, lalu desy bilang ke mamah “ mamah desy minta izinuntuk ikut kegiatan “TNG” , lalu kata mamah terserah desy ajah yang penting ketika desy mengikuti kegiatan di jemaat, baik itiuTNG atau IGMA setiap apa yang di ajarkan di sanah, desy harus bisa mengamalkanya dalam kehidupan sehari-hari, jangan cuman ikutnya aja tp enggak di terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Hal terindah yang pernah desy rasakan itu, ketika desy meminta maaf kepada orang tua desy, dan melihat senyum orang tua desy. Cita-cita desy kelak adalah desy ingin sekali sedikit membalas jasa orangtua desi dan ingin membahagiakan orang tua desy. Semoga dengan desy mencoba nurut dan berhidmat di jemaat ini, bisa sedikit memberikan suatu kebahagiaan, dan kebanggaan kepada orang tua desy, karna mereka telah berhasil membesarkan desi dengan baik

JAZAKUMULLAH MAMAH.......... J
  



Kamis, 03 Juli 2014

AIR DALAM TERJEMAH AL-QUR'AN

S U R A T   A L - B A Q A R A H

2:22. Dialah Yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.

2:60. Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman: "Pukullah batu itu dengan tongkatmu". Lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air. Sungguh tiap-tiap suku telah mengetahui tempat minumnya (masing-masing) Makan dan minumlah rezeki (yang diberikan) Allah, dan janganlah kamu berkeliaran di muka bumi dengan berbuat kerusakan.

2:74. Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal di antara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Allah. Dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan.

2:164. Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering) -nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; Sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.

S U R A T   A N - N I S A '

4:43. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu salat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri mesjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau kembali dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.

S U R A T   A L - M A A I D A H

5:6. Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan salat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.

5:83. Dan apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan kepada Rasul (Muhammad), kamu melihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran (Al Qur'an) yang telah mereka ketahui (dari kitab-kitab mereka sendiri); seraya berkata: "Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al Qur'an dan kenabian Muhammad saw.)

S U R A T   A L - A N ' A A M

6:70. Dan tinggalkanlah orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda-gurau, dan mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia.  Peringatkanlah (mereka) dengan Al Qur'an itu agar masing-masing diri tidak dijerumuskan ke dalam neraka, karena perbuatannya sendiri. Tidak akan ada baginya pelindung dan tidak (pula) pemberi syafa'at selain daripada Allah. Dan jika ia menebus dengan segala macam tebusan pun, niscaya tidak akan diterima itu daripadanya. Mereka itulah orang-orang yang dijerumuskan ke dalam neraka, disebabkan perbuatan mereka sendiri. Bagi mereka (disediakan) minuman dari air yang sedang mendidih dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka dahulu.

6:99. Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan, maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau, Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang kurma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah, dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.

S U R A T   A L - A ' R A F

7:50. Dan penghuni neraka menyeru penghuni surga: "Limpahkanlah kepada kami sedikit air atau makanan yang telah dirizekikan Allah kepadamu". Mereka (penghuni surga) menjawab: "Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya itu atas orang-orang kafir,

7:160. Dan mereka Kami bagi menjadi dua belas suku yang masing-masingnya berjumlah besar dan Kami wahyukan kepada Musa ketika kaumnya meminta air kepadanya: "Pukullah batu itu dengan tongkatmu!".  Maka memancarlah daripadanya duabelas mata air.  Sesungguhnya tiap-tiap suku mengetahui tempat minum masing-masing. Dan Kami naungkan awan di atas mereka dan Kami turunkan kepada mereka manna dan salwa.  (Kami berfirman); "Makanlah yang baik-baik dari apa yang telah Kami rezekikan kepadamu". Mereka tidak menganiaya Kami, tetapi merekalah yang selalu menganiaya dirinya sendiri.

7:163. Dan tanyakanlah kepada Bani Israel tentang negeri yang terletak di dekat laut ketika mereka melanggar aturan pada hari Sabtu, di waktu datang kepada mereka ikan-ikan (yang berada di sekitar) mereka terapung-apung di permukaan air, dan di hari-hari yang bukan Sabtu, ikan-ikan itu tidak datang kepada mereka. Demikianlah Kami mencoba mereka disebabkan mereka berlaku fasik.

S U R A T   A T - T A U B A H

9:92. dan tiada (pula dosa) atas orang-orang yang apabila mereka datang kepadamu, supaya kamu memberi mereka kendaraan, lalu kamu berkata: "Aku tidak memperoleh kendaraan untuk membawamu", lalu mereka kembali, sedang mata mereka bercucuran air mata karena kesedihan, lantaran mereka tidak memperoleh apa yang akan mereka nafkahkan.

S U R A T   Y U N U S

10:4. Hanya kepada-Nya-lah kamu semuanya akan kembali; sebagai janji yang benar daripada Allah, sesungguhnya Allah menciptakan makhluk pada permulaannya kemudian mengulanginya (menghidupkannya) kembali (sesudah berbangkit), agar Dia memberi pembalasan kepada orang-orang yang beriman dan yang mengerjakan amal saleh dengan adil. Dan untuk orang-orang kafir disediakan minuman air yang panas dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka.

10:24. Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu, adalah seperti air (hujan) yang Kami turunkan dari langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya karena air itu tanam-tanaman bumi, di antaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak. Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya, dan memakai (pula) perhiasannya, dan pemilik-pemiliknya mengira bahwa mereka pasti menguasainya, tiba-tiba datanglah kepadanya azab Kami di waktu malam atau siang, lalu Kami jadikan (tanaman tanamannya) laksana tanam-tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan (Kami) kepada orang-orang yang berpikir.

S U R A T   H U U D

11:7. Dan Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, dan adalah Arasy-Nya di atas air, agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya, dan jika kamu berkata (kepada penduduk Mekah): "Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan sesudah mati", niscaya orang-orang yang kafir itu akan berkata: "Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata".

11:40. Hingga apabila perintah Kami datang dan dapur telah memancarkan air, Kami berfirman: Muatkanlah ke dalam bahtera itu dari masing-masing binatang sepasang (jantan dan betina), dan keluargamu kecuali orang yang telah terdahulu ketetapan terhadapnya dan (muatkan pula) orang-orang yang beriman." Dan tidak beriman bersama dengan Nuh itu kecuali sedikit.

11:43. Anaknya menjawab: "Aku akan mencari perlindungan ke gunung yang dapat memeliharaku dari air bah!" Nuh berkata: "Tidak ada yang melindungi hari ini dari azab Allah selain Allah (saja) Yang Maha Penyayang". Dan gelombang menjadi penghalang antara keduanya; maka jadilah anak itu termasuk orang-orang yang ditenggelamkan.

11:44. Dan difirmankan: "Hai bumi telanlah airmu, dan hai langit (hujan) berhentilah," Dan air pun disurutkan, perintahpun diselesaikan dan bahtera itu pun berlabuh di atas bukit Judi, dan dikatakan: Binasalah orang-orang yang lalim."

S U R A T   Y U S U F

12:19. Kemudian datanglah kelompok orang-orang musafir, lalu mereka menyuruh seorang pengambil air, maka dia menurunkan timbanya dia berkata: "Oh; kabar gembira, ini seorang anak muda!" Kemudian mereka menyembunyikan dia sebagai barang dagangan. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.

S U R A T   A R - R A ' D U

13:4. Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon kurma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebahagian tanam-tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.

13:14. Hanya bagi Allah-lah (hak mengabulkan) doa yang benar. Dan berhala-berhala yang mereka sembah selain Allah tidak dapat memperkenankan sesuatu pun bagi mereka, melainkan seperti orang yang membukakan kedua telapak tangannya ke dalam air supaya sampai air ke mulutnya, padahal air itu tidak dapat sampai ke mulutnya. Dan doa (ibadah) orang-orang kafir itu, hanyalah sia-sia belaka.

13:17. Allah telah menurunkan air (hujan) dari langit, maka mengalirlah air di lembah-lembah menurut ukurannya, maka arus itu membawa buih yang mengembang. Dan dari apa (logam) yang mereka lebur dalam api untuk membuat perhiasan atau alat-alat, ada (pula) buihnya seperti buih arus itu. Demikianlah Allah membuat perumpamaan (bagi) yang benar dan yang batil. Adapun buih itu, akan hilang sebagai sesuatu yang tak ada harganya; adapun yang memberi manfaat kepada manusia, maka ia tetap di bumi. Demikianlah Allah membuat perumpamaan-perumpamaan.

S U R A T   I B R A H I M

14:16. di hadapannya ada Jahanam dan dia akan diberi minuman dengan air nanah,

14:17. diminumnya air nanah itu dan hampir dia tidak bisa menelannya dan datanglah (bahaya) maut kepadanya dari segenap penjuru, tetapi dia tidak juga mati; dan di hadapannya masih ada azab yang berat.

14:32. Allah-lah yang telah menciptakan langit dan bumi dan menurunkan air hujan dari langit, kemudian Dia mengeluarkan dengan air hujan itu berbagai buah-buahan menjadi rezeki untukmu, dan Dia telah menundukkan bahtera bagimu supaya bahtera itu berlayar di lautan dengan kehendak-Nya, dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu sungai-sungai.

S U R A T   A L - H I J R

15:22. Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan) dan Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan air itu, dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya.

15:45. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam surga (taman-taman) dan (di dekat) mata air-mata air (yang mengalir).

S U R A T   A L - N A H L

16:10. Dia-lah, Yang telah menurunkan air hujan dari langit untuk kamu, sebagiannya menjadi minuman dan sebagiannya (menyuburkan) tumbuh-tumbuhan, yang pada (tempat tumbuhnya) kamu menggembalakan ternakmu.

16:11. Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, kurma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan.

16:65. Dan Allah menurunkan dari langit air (hujan) dan dengan air itu dihidupkan-Nya bumi sesudah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang mendengarkan (pelajaran).

S U R A T   A L - I S R A '

17:90. Dan mereka berkata: "Kami sekali-kali tidak percaya kepadamu hingga kamu memancarkan mata air dari bumi untuk kami,

S U R A T   A L - K A H F I

18:29. Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barang siapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir". Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang-orang lalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka.  Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek.

18:37. Kawannya (yang mukmin) berkata kepadanya sedang dia bercakap-cakap dengannya: "Apakah kamu kafir kepada (Tuhan) yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari setetes air mani, lalu Dia menjadikan kamu seorang laki-laki yang sempurna?

18:45. Dan berilah perumpamaan kepada mereka (manusia), kehidupan dunia adalah sebagai air hujan yang Kami turunkan dari langit, maka menjadi subur karenanya tumbuh-tumbuhan di muka bumi, kemudian tumbuh-tumbuhan itu menjadi kering yang diterbangkan oleh angin. Dan adalah Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

S U R A T   T H A H A

20:53. Yang telah menjadikan bagimu bumi sebagai hamparan dan Yang telah menjadikan bagimu di bumi itu jalan-jalan, dan menurunkan dari langit air hujan.  Maka Kami tumbuhkan dengan air hujan itu berjenis-jenis dari tumbuh-tumbuhan yang bermacam-macam.

S U R A T   A L - A N B I Y A

21:30. Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?

S U R A T   A L - H A J J

22:5. Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah.

22:19. Inilah dua golongan (golongan mukmin dan golongan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka. Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka.

22:20. Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka).

22:63. Apakah kamu tiada melihat, bahwasanya Allah menurunkan air dari langit, lalu jadilah bumi itu hijau? Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.

S U R A T   A L - M U ' M I N U N

23:13. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).

23:14. Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Suci lah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.

23:18. Dan Kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran; lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa menghilangkannya.

23:19. Lalu dengan air itu, Kami tumbuhkan untuk kamu kebun-kebun kurma dan anggur; di dalam kebun-kebun itu kamu peroleh buah-buahan yang banyak dan sebahagian dari buah-buahan itu kamu makan,

23:21. Dan sesungguhnya pada binatang-binatang ternak, benar-benar terdapat pelajaran yang penting bagi kamu, Kami memberi minum kamu dari air susu yang ada dalam perutnya, dan (juga) pada binatang-binatang ternak itu terdapat faedah yang banyak untuk kamu, dan sebagian darinya kamu makan,

23:27. Lalu Kami wahyukan kepadanya: "Buatlah bahtera di bawah penilikan dan petunjuk Kami, maka apabila perintah Kami telah datang dan tannur telah memancarkan air, maka masukkanlah ke dalam bahtera itu sepasang dari tiap-tiap (jenis), dan (juga) keluargamu, kecuali orang yang telah lebih dahulu ditetapkan (akan ditimpa azab) di antara mereka. Dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang-orang yang lalim, karena sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan.

23:50. Dan telah Kami jadikan (Isa) putra Maryam beserta ibunya suatu bukti yang nyata bagi (kekuasaan Kami), dan Kami melindungi mereka di suatu tanah tinggi yang datar yang banyak terdapat padang-padang rumput dan sumber-sumber air bersih yang mengalir.

S U R A T   A N - N U U R

24:39. Dan orang-orang yang kafir amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apa pun. Dan di dapatinya (ketetapan) Allah di sisinya, lalu Allah memberikan kepadanya perhitungan amal-amal dengan cukup dan Allah adalah sangat cepat perhitungan-Nya.

24:45. Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki, sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

S U R A T   A L - F U R Q A A N

25:48. Dialah yang meniupkan angin (sebagai) pembawa kabar gembira dekat sebelum kedatangan rahmat-nya (hujan); dan Kami turunkan dari langit air yang amat bersih,

25:49. agar Kami menghidupkan dengan air itu negeri (tanah) yang mati, dan agar Kami memberi minum dengan air itu sebagian besar dari makhluk Kami, binatang-binatang ternak dan manusia yang banyak.

25:54. Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air, lalu Dia jadikan manusia itu (punya) keturunan dan mushaharah dan adalah Tuhanmu Maha Kuasa.

S U R A T   A S Y - S Y U A R A '

26:57. Maka Kami keluarkan Firaun dan kaumnya dari taman-taman dan mata air,

26:134. dan kebun-kebun dan mata air,

26:147. di dalam kebun-kebun serta mata air,

26:155. Saleh menjawab: "Ini seekor unta betina, ia mempunyai giliran untuk mendapatkan air, dan kamu mempunyai giliran pula untuk mendapatkan air di hari yang tertentu.

S U R A T   A N - N A M L

27:44. Dikatakan kepadanya: "Masuklah ke dalam istana". Maka tatkala dia melihat lantai istana itu, dikiranya kolam air yang besar, dan disingkapkannya kedua betisnya. Berkatalah Sulaiman: "Sesungguhnya ia adalah istana licin terbuat dari kaca". Berkatalah Balqis: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah berbuat lalim terhadap diriku dan aku berserah diri bersama Sulaiman kepada Allah, Tuhan semesta alam".

27:60. Atau siapakah yang telah menciptakan langit dan bumi dan yang menurunkan air untukmu dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu kebun-kebun yang berpemandangan indah, yang kamu sekali-kali tidak mampu menumbuhkan pohon-pohonnya? Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)? Bahkan (sebenarnya) mereka adalah orang-orang yang menyimpang (dari kebenaran).

S U R A T   A L - Q A S H A S H

28:23. Dan tatkala ia sampai di sumber air negeri Mad-yan ia menjumpai di sana sekumpulan orang yang sedang meminumkan (ternaknya), dan ia menjumpai di belakang orang banyak itu, dua orang wanita yang sedang menghambat (ternaknya). Musa berkata: "Apakah maksudmu (dengan berbuat begitu)?" Kedua wanita itu menjawab: "Kami tidak dapat meminumkan (ternak kami), sebelum pengembala-pengembala itu memulangkan (ternaknya), sedang bapak kami adalah orang tua yang telah lanjut umurnya".

S U R A T   A L - ' A N K A B U T

29:63. Dan sesungguhnya jika kamu menanyakan kepada mereka: "Siapakah yang menurunkan air dari langit lalu menghidupkan dengan air itu bumi sesudah matinya?" Tentu mereka akan menjawab: "Allah".  Katakanlah: "Segala puji bagi Allah", tetapi kebanyakan mereka tidak memahami (nya).

S U R A T   A R - R U U M

30:24. Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya, Dia memperlihatkan kepadamu kilat untuk (menimbulkan) ketakutan dan harapan, dan Dia menurunkan air hujan dari langit, lalu menghidupkan bumi dengan air itu sesudah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mempergunakan akalnya.

S U R A T   L U Q M A N

31:10. Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik.

S U R A T   A S - S A J A D A H

32:8. Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina (air mani).

32:27. Dan apakah mereka tidak memperhatikan, bahwasanya Kami menghalau (awan yang mengandung) air ke bumi yang tandus, lalu Kami tumbuhkan dengan air hujan itu tanam-tanaman yang daripadanya (dapat) makan binatang-binatang ternak mereka dan mereka sendiri. Maka apakah mereka tidak memperhatikan?

S U R A T   F A T H I R

35:11. Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lohmahfuz).  Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah.

S U R A T   Y A S I N

36:34. Dan Kami jadikan padanya kebun-kebun kurma dan anggur dan Kami pancarkan padanya beberapa mata air,

36:77. Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata!

S U R A T   A S H - S H A F F A T

37:67. Kemudian sesudah makan buah pohon zaqqum itu pasti mereka mendapat minuman yang bercampur dengan air yang sangat panas.

S U R A T   S H A A D

38:42. (Allah berfirman): "Hantamkanlah kakimu; inilah air yang sejuk untuk mandi dan untuk minum.

38:57. Inilah (azab neraka), biarlah mereka merasakannya, (minuman mereka) air yang sangat panas dan air yang sangat dingin.

S U R A T   A Z - Z U M A R

39:21. Apakah kamu tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah menurunkan air dari langit, maka diaturnya menjadi sumber-sumber air di bumi kemudian ditumbuhkan-Nya dengan air itu tanam-tanaman yang bermacam-macam warnanya, lalu ia menjadi kering lalu kamu melihatnya kekuning-kuningan, kemudian dijadikan-Nya hancur berderai-derai. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal.

S U R A T   A L - M U ' M I N

40:67. Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes, air mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami (nya).

40:72. ke dalam air yang sangat panas, kemudian mereka dibakar dalam api,

S U R A T   F U S H I L A T

41:39. Dan sebagian dari tanda-tanda (kekuasaan) ya bahwa kamu melihat bumi itu kering tandus, maka apabila Kami turunkan air di atasnya, niscaya ia bergerak dan subur. Sesungguhnya Tuhan Yang menghidupkannya tentu dapat menghidupkan yang mati; sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

S U R A T   A Z - Z U K H R U F

43:11. Dan Yang menurunkan air dari langit menurut kadar (yang diperlukan) lalu Kami hidupkan dengan air itu negeri yang mati, seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari dalam kubur).

S U R A T   A D - D H U K H A N

44:25. Alangkah banyaknya taman dan mata air yang mereka tinggalkan,

44:46. seperti mendidihnya air yang sangat panas.

44:48. Kemudian tuangkanlah di atas kepalanya siksaan (dari) air yang amat panas.

44:52. (yaitu) di dalam taman-taman dan mata-air-mata-air;

S U R A T   A L - J A T S I Y A H

45:5. dan pada pergantian malam dan siang dan hujan yang diturunkan Allah dari langit lalu dihidupkan-Nya dengan air hujan itu bumi sesudah matinya; dan pada perkisaran angin terdapat pula tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berakal.

S U R A T   M U H A M M A D

47:15. (Apakah) perumpamaan (penghuni) surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tiada berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka, sama dengan orang yang kekal dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya?

S U R A T   Q A A F

50:9. Dan Kami turunkan dari langit air yang banyak manfaatnya lalu Kami tumbuhkan dengan air itu pohon-pohon dan biji-biji tanaman yang diketam,

50:11. untuk menjadi rezeki bagi hamba-hamba (Kami), dan Kami hidupkan dengan air itu tanah yang mati (kering). Seperti itulah terjadinya kebangkitan.

S U R A T   A D Z - D Z A R I A T

51:15. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam taman-taman (surga) dan di mata air-mata air,

S U R A T   A N - N A J M

53:46. dari air mani, apabila dipancarkan.

S U R A T   A L - Q A M A R

54:11. Maka Kami bukakan pintu-pintu langit dengan (menurunkan) air yang tercurah.

54:12. Dan Kami jadikan bumi memancarkan mata air-mata air maka bertemulah air-air itu untuk satu urusan yang sungguh telah ditetapkan.

54:28. Dan beritakanlah kepada mereka bahwa sesungguhnya air itu terbagi antara mereka (dengan unta betina itu); tiap-tiap giliran minum dihadiri (oleh yang punya giliran).

S U R A T   A R - R A H M A A N

55:44. Mereka berkeliling di antaranya dan di antara air yang mendidih yang memuncak panasnya.

55:50. Di dalam kedua surga itu ada dua buah mata air yang mengalir.

55:66. Di dalam kedua surga itu ada dua mata air yang memancar.

S U R A T   A L - W A Q I ' A H

56:18. dengan membawa gelas, cerek dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir,

56:31. dan air yang tercurah,

56:42. Dalam (siksaan) angin yang amat panas dan air yang panas yang mendidih,

56:54. Sesudah itu kamu akan meminum air yang sangat panas.

56:68. Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum.

56:93. maka dia mendapat hidangan air yang mendidih,

S U R A T   A L - M U L K

67:30. Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku jika sumber air kamu menjadi kering; maka siapakah yang akan mendatangkan air yang mengalir bagimu?".

S U R A T   A L - H A Q Q A H

69:11. Sesungguhnya Kami, tatkala air telah naik (sampai ke gunung) Kami bawa (nenek moyang), kamu ke dalam bahtera,

S U R A T   A L - M A ' A R I J

70:39. Sekali-kali tidak! Sesungguhnya Kami ciptakan mereka dari apa yang mereka ketahui (air mani).

S U R A T   A L - J I N N

72:16. Dan bahwasanya: jika mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama Islam), benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rezeki yang banyak).

S U R A T   A L - I N S A A N

76:5. Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur.

76:6. (yaitu) mata air (dalam surga) yang daripadanya hamba-hamba Allah minum, yang mereka dapat mengalirkannya dengan sebaik-baiknya.

76:18. (Yang didatangkan dari) sebuah mata air surga yang dinamakan salsabil.

S U R A T   A L - M U R S A L A T

77:20. Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina?,

77:27. dan Kami jadikan padanya gunung-gunung yang tinggi, dan Kami beri minum kamu dengan air yang tawar?

77:41. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam naungan (yang teduh) dan (di sekitar) mata-mata air.

S U R A T   A N - N A B A '

78:14. dan Kami turunkan dari awan air yang banyak tercurah,

78:15. supaya Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tumbuh-tumbuhan,

78:25. selain air yang mendidih dan nanah,

S U R A T   A B A S A

80:25. Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit),

S U R A T   A L - M U T H A F F I F I N

83:28. (yaitu) mata air yang minum daripadanya orang-orang yang didekatkan kepada Allah.

S U R A T   A T H - T H A R I Q

86:6. Dia diciptakan dari air yang terpancar,

S U R A T   A L - G H A S Y I Y A H

88:5. diberi minum (dengan air) dari sumber yang sangat panas.

88:12. Di dalamnya ada mata air yang mengalir.




PEWARIS NABI, PEWARIS RUHANI dan JEMAAT ILAHI

(Sepenggal Doa Hazrat Masih Mau’ud as dalam Buku Tuhfatun Nadwah) Surat Al-Anbiya Ayat 89 وَزَكَرِيَّآ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُۥ رَبِّ لَا تَذَ...