Kamis, 06 Maret 2014

THUJA


THUJA OCCIDENTALIS

(Arbor Vitae)


Profil Obat

Nama latin : Thuja occidentalis
Nama suku : Cupressaceae
Nama lain : Arbor vitae, tree of life, white cedar
Bagian yang digunakan : daun segar, twig (ranting kecil)
Asal : tanaman ini tumbuh di rawa-rawa dan tanah basah di Amerika Utara, Canada.

Sejarah dan kerja obat

            Proving dilakukan oleh Hahnemann dan dipublikasikan dalam Materia Medica tahun 1821.
Tumbuhan ini digunakan oleh Bangsa Amerika sebagai tanaman kesehatan untuk mengatasi gejala demam, batuk, problem haid, nyeri kepala, otot dan sendi. Kemudian tumbuhan ini populer di daratan Eropa dan banyak terdapat di kebun-kebun orang Eropa. Penganut herbalisme modern menggunakan tumbuhan ini untuk mengobati warts (kutil), kanker, catarrh ( radang di selaput lendir yang menghasilkan lendir).

 

Gejala utama (kunci)

            Terdapat kutil, polip. Berperasan tidak disayangi. Keluhan meningkat setelah vaksinasi atau serangan gonorrhea (gonore = penyakit kencing nanah). Sering berkhayal dan berangan-angan tentang kemegahan. Mengalami problem kuku dan catarrh.

 

Gejala dan Penggunaan

Aksinya pada kulit, darah, saluran pencernaan, ginjal, dan otak.  Hubungannya dengan pertumbuhan patologis dari condylomata (kondilomata = pertumbuhan seperti kutil, biasanya di dekat anus atau kemaluan), pertumbuhan abnormal kutil, tumor yang kenyal adalah sangat penting.  Benjolan mukosa yang lembab.  Pertumbuhan jamur yang mudah berdarah. Tahi lalat.  Pertumbuhan cabang-cabang pembuluh darah vena yang berlebihan.  Thuja adalah pilihan dari semua obat untuk gejala yang timbul akibat pertumbuhan kutil yang ditekan.
            Perawakan umum dari  Thuja  adalah wajah yang mengkilap, seperti dilumuri minyak pelumas.  Ia terlihat sebagai orang yang sakit, mendekati keadaan kaheksia (keadaan lemah dan kurus karena penyakit berat atau lama).  Hal ini sering terjadi pada konstitusi sikotik dan cachexia akibat kanker, lemah, kekuningan dan sering sangat pucat. 
Dampak utama dari Thuja adalah pada kulit dan organ genito-urinarius (kelamin-kemih), menimbulkan keadaan yang berhubungan dengan sycotic discrasia dari Hahnemann, yang wujud utamanya adalah pertumbuhan abnormal dari sejenis kutil pada permukaan kulit atau lendir -- fig-warts -- dan condylomata.  Memiliki aksi anti bakteri yang khusus, seperti dalam gonorrhea dan vaksinasi.  Menekan penyakit gonorrhea, salpingitis (peradangan saluran yang menghubungkan indung telur ke rahim).  Pengaruh buruk vaksinasi.  Nyeri sikotik, contohnya nyeri seperti dikoyak pada otot dan persendian, semakin memburuk pada saat istirahat, membaik dalam udara yang kering, memburuk pada udara yang lembab; kepincangan.    Mengeluh pada saat bulan purnama.  Keletihan dan kekurusan yang berlangsung cepat.   Cenderung di sisi kiri dan obat yang dingin.  Variola (penyakit cacar), menghentikan pertumbuhan pustula (bisul) dan mencegah demam akibat pembentukan nanah.  Vaksinosis,  seperti gangguan kulit yang sudah lama, neuralgia (nyeri saraf), dll.

Pikiran. – Pemikiran-pemikiran yang pasti, seperti seolah-olah ada orang asing di sampingnya; seolah-olah tubuh dan jiwa terpisah; seolah-olah ada sesuatu yang hidup di dalam perut. [Croc] Kecemasan akan mimpi-mimpi, mimpi akan orang yang sudah meninggal, terjatuh, kecelakaan.  Kepekaan emosional; musik dapat menyebabkannya menangis dan gemetar.  Pada wanita yang menderita rasa nyeri yang sangat pada ovarium (indung telur) kiri, terdapat keluhan rasa sangat gelisah/jengkel, cemburu, cenderung bertengkar/beragumentasi, merasa diri jelek.  Rasa jengkel mungkin ditujukan kepada rumah, kepada suami dan ibunya; namun ia dapat mengendalikan diri bila berjumpa orang yang tidak dikenal dan dokter bahkan tidak mengetahuinya, karena ia mampu bersandiwara. 

Kepala. – Nyeri seperti ditusuk paku. [Coff. ; Ign.] Nyeri seperti ditusuk paku di dalam kepala, sisi kepala dan di dahi [Ign. Anacardium] Nyeri ini diperberat menjadi nyeri disayat, mengenai bola mata, membuatnya sangat nyeri bahkan hanya karena disentuh; memburuk dengan panas dan berbaring; memburuk di dalam ruangan hangat dan membaik di udara terbuka. Rasa nyeri seperti dibor di pelipis.  Neuralgia akibat minum teh. [Selen.] Nyeri kepala di sebelah kiri. Vertigo (rasa berputar): dengan mata tertutup, hilang bila membuka mata; bila bangkit dari posisi duduk; saat membungkuk; saat melihat ke atas.  Ketombe bersisik dan putih; rambut kering dan rontok.  Kulit wajah berminyak.

Mata. –  Kelopak mata melekat pada waktu malam; kering, bersisik.  Bisul kecil pada sudut mata dan tumor pada ujung kelopak mata. [Staph.]  Radang jaringan pada sklera (bagian putih bola mata) yang akut atau semi akut.  Sklera berbintik-bintik dan berwarna merah.    Kekambuhan episkleritis (radang episklera, jaringan ikat antara sklera dan konjungtiva).  Skleritis (radang sklera) kronis.  Rasa nyeri di bola mata membaik dengan panas dan istirahat di udara terbuka.

Telinga. – Radang telinga kronis; mengeluarkan nanah berbau seperti makanan busuk. Telinga dalam terasa membengkak, disertai gangguan pendengaran.   Berbunyi saat menelan.  Suara di dalam telinga seperti ada bunyi air mendidih.  Rasa ditusuk-tusuk dari leher ke telinga. Pembentukan polip.
Hidung. – Catarrh (radang di selaput lendir yang menghasilkan lendir cair) kronis; lendir yang hijau,  kental, bercampur dengan darah dan nanah; nantinya terbentuk kerak berwarna coklat. Lendir keluar dari hidung, telinga, dan di dalam dada.  Saat mengeluarkan ingus, sakit pada gigi.  Ulkus (luka terbuka di permukaan kulit atau selaput lendir) dalam hidung.  Lubang hidung terasa kering, kerak terasa nyeri. Erupsi kemerahan pada cuping hidung, terkadang lembab.  Tekanan yang menyakitkan pada pangkal.

Mulut. – Lidah terasa manis; terasa seperti telur busuk, pagi hari; makanan serasa kurang garam; roti terasa kering dan pahit.  Ujung lidah sangat sakit.  Ada bagian  yang melepuh pada sisi yang dekat pangkal , lesi yang nyeri .  Gigi goyah di atas gusi; sangat peka; gusi turun.  Air terdengar masuk ke perut.  Ranula (kista di bawah lidah) kebiruan, dikelilingi  varises (vena varicosa) pada lidah dan mulut.  Radang gusi pada rongga gigi  (pyorrhea alveolaris).  Aphtae; ulkus di dalam mulut.

Lambung. – Kehilangan nafsu makan sama sekali.  Tidak menyukai makanan segar dan kentang.  Bersendawa dengan rasa tengik setelah makan makanan berlemak.  Nyeri mengiris di epigastrium (ulu hati).  Tidak dapat makan bawang.  Gas dalam perut; sakit setelah makan; perasaan menekan yang luar biasa pada ulu hati sebelum makan; rasa haus.  Gangguan pencernaan akibat minum teh.

Perut. – Kembung; perut mengeras.  Diare kronis, memburuk setelah sarapan pagi. Diare seperti air yang keluar dari lubang di tempayan.  Susah buang air; terdengar suara bergemuruh.  Bercak-bercak coklat.  Gas dalam perut dan kembung; menonjol di sana sini.  Kolik dan terdengar suara (berat, bergema tapi tidak terlalu keras).  Sembelit, dengan serangan rasa sakit yang sangat pada rektum (ujung usus besar sampai dubur), menyebabkan  tinja masuk kembali.  [Sil,; Sanic.]  Wasir membengkak; rasa sakit memburuk jika duduk, dengan rasa nyeri tertusuk dan terbakar pada bagian anus.  Anus terbelah; sakit jika disentuh, disertai kutil.  Ada gerakan seperti ada sesuatu yang hidup [Crocus.], tanpa rasa sakit.

Air seni.  – Peradangan dan pembengkakan pada ginjal, nyeri tajam pada ginjal. Saluran kencing (uretra) membengkak, meradang. Peradangan pada kandung kemih dan uretra yang bukan akibat gonorrhea; nanah dari kandung kemih, kelumpuhan pada otot spinkter kandung kemih (paralysis sphincter vesicae).
Harus menunggu sebelum mulai berkemih.  Pancaran air seni bercabang dan kecil. Air seni terasa panas seperti terbakar.  Rasa menetes setelah berkemih.  Nyeri yang sangat setelah berkemih. [Sars.] Sering berkemih disertai rasa sakit.  Mendadak dan mendesak ingin berkemih, tetapi tidak terkendali.  Retensi urin (air seni tertahan di kandung kemih).  Perasaan air seni mengalir terus-menerus di dalam uretra [Kali bich.; Petros.]
Pada penyakit uretra dengan karakter/konstitusi sikotik, Thuja adalah pilihan utama. Untuk kasus non-sikotik, Cannabis sativa cukup, tetapi pada kasus dengan karakter sikotik, Cannabis sativa tidak akan menyembuhkan, walaupun keluhan rasa terbakar selama dan sesudah berkemih serta keluarnya lendir hijau kekuningan akan membaik.  Untuk kasus yang berat, yaitu air seni berdarah, sangat menderita, berdarah, keluar cairan dari uretra dan kandung kemih, tidak berhenti sepanjang hari, yang cocok adalah Cantharis, ia akan menyelesaikan kasus dalam beberapa hari.  Pasien yang demikian harus dalam keadaan benar-benar sehat.

Pria. – Radang pada kulup dan batang penis; rasa nyeri pada penis.  Balanitis (radang kepala penis, glans).  Gonorrhea.  Pengerasan yang kronis pada testis (buah zakar).  Rasa sakit dan seperti terbakar dekat leher kandung kemih, disertai sering ingin berkemih.  Prostat membesar. [Ferr.pic.; Thiosinaminum; Iod. ; Sabal. ]

Wanita. – Vagina sangat sensitif. [Berb.; Kreos.; Lyssin.]  Pertumbuhan kutil abnormal pada vulva dan selangkangan.  Keputihan yang berlebihan; kental, kehijauan.  Rasa sakit yang luar biasa pada indung telur kiri datamg saat haid dan berlanjut sepanjang siklus haid, rasa sakit menjalar ke  daerah pangkal paha kiri, tapi mungkin ke segala arah, rasa terbakar, dikoyak seperti dirobek, membuat penderita menangis keras.  Haid kurang, terlambat.  Polip; pertumbuhan sejenis daging abnormal.  Radang indung telur; memburuk pada bagian kiri setiap kali haid. [Lach.] Keringat berlebihan sebelum haid.

Pernafasan. – Batuk kering pada sore hari dengan rasa sakit pada bagian perut yang landai.  Lendir dalam dada menyebabkan batuk (dengan usaha mengeluarkan lendir), disertai dahak kehijauan di pagi hari, kadang-kadang produksi dahak banyak.  Rasa nyeri seperti ditusuk-tusuk di dada; memburuk bila minum minuman dingin.  Asma pada anak-anak. [Nat.Sulph.] Kondisi asma yang khas pada sikosis (asma dan keadaan sikotik lainnya seakan-akan cocok dengan arsenik, tapi pemberian arsenik hanya mengurangi keluhan tetapi tidak menyembuhkan) Tumor pada selaput pangkal tenggorokan (papilioma of larynx).  Laringitis kronis (radang pangkal tenggorokan kronis). 

Anggota badan.  – Saat berjalan, anggota tubuh serasa terbuat dari kayu atau kaca yang dapat patah dengan mudah.  Ujung jari bengkak, merah, dan mati rasa.  Otot-otot tertarik, lemah dan gemetar.  Persendian berbunyi.  Rasa nyeri pada tumit dan persendiannya (Tendo Achilles).  Kuku-kuku patah.  Kuku-kuku jempol kaki tumbuh ke dalam.

Kulit. – Pasien Thuja mempunyai kecenderungan mengalami pertumbuhan tidak normal berupa kutil, daging tumbuh yang lembut dan sangat sensitif, bila diseka dengan kain akan mudah berdarah, gatal, dan terasa terbakar.   Polip, pertumbuhan seperti tanduk di tangan. Pertumbuhan daging berbongkol-bongkol di leher rahim, sekitar anus [Nitric.acid], sekitar labia mayora (alat kelamin luar wanita) dan pada membrana mucosa  (membran mukosa = selaput lendir) secara umum. Kutil epithelioma, tahi lalat, carbuncle (karbunkel = radang kulit bernanah yang terasa nyeri); ulkus, khususnya pada alat kelamin.  Bintik-bintik dan bercak-bercak berwarna gelap kecoklatan, seperti bercak hati, di perut.  Keringat berbau khas, sedikit wangi, seperti bau madu, terkadang seperti bawang dan baunya menusuk. Keringat banyak sesaat sebelum tidur.  Kulit kering dengan bercak coklat.  Zona; lesi kulit seperti herpes.  Nyeri seperti dikoyak pada kelenjar-kelenjar.  Kelenjar membesar.  Kuku-kuku rusak; patah dan lunak.  Erupsi hanya muncul pada bagian yang tertutup pakaian, memburuk setelah digaruk.  Sangat peka bila disentuh.  Rasa dingin pada satu sisi. 

Tidur. – Insomnia (tidak bisa tidur) yang terus menerus.   Terasa berat, tidak bisa bangun pagi.   Sulit tidur : melihat hantu bila menutup mata, bagian badan yang berbaring terasa nyeri, akibat panas dan kegelisahan, akibat jiwa yang tertekan.  Kecemasan akan mimpi-mimpi bila tidur di sebelah kiri.

Demam. – Menggigil, diawali daerah paha.  Berkeringat hanya pada bagian yang tidak tertutup pakaian, atau pada seluruh tubuh kecuali bagian kepala saat tidur; keringat banyak, asam, bau seperti madu.  Saat pemompaan darah pada sore hari, dengan denyut pada pembuluh darah.

Kehamilan. – Janin bergerak hebat sehingga membangunkan sang ibu, dan menyebabkan rasa teriris di kandung kemih, disertai rasa ingin segera berkemih; rasa nyeri di persendiaan panggul (sacro-iliaca), menjalar ke selangkangan.

Modalitas. – Memburuk pada malam hari dan panasnya tempat tidur; pada jam 03.00 pagi dan jam 15.00 dari udara yang lembab dan dingin; setelah sarapan pagi; lemak, kopi; vaksinasi.  Membaik, sisi kiri ketika mengangkat anggota badan.
Keinginan bergantian sesuai dengan selera.  Kehausan, terutama pada malam hari; menginginkan makanan yang dingin dan minuman.

Hubungan dengan remedi lain.
Antidot : Merc.;Camph.;Sabin. (kutil)
Pelengkap : Sabina;Ars;Nat.sulph.;Silica.

Dosis. – Lokal (obat luar), untuk kutil dan pertumbuhan abnormal, tinktura atau cerate (minyak kental).  Obat dalam; cairan tinktura sampai potensi 30.




                                                ----------####----------




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PEWARIS NABI, PEWARIS RUHANI dan JEMAAT ILAHI

(Sepenggal Doa Hazrat Masih Mau’ud as dalam Buku Tuhfatun Nadwah) Surat Al-Anbiya Ayat 89 وَزَكَرِيَّآ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُۥ رَبِّ لَا تَذَ...