THUJA OCCIDENTALIS
(Arbor Vitae)
Profil Obat
Nama latin : Thuja occidentalis
Nama suku : Cupressaceae
Nama lain : Arbor vitae, tree of life, white cedar
Bagian yang digunakan :
daun segar, twig (ranting kecil)
Asal : tanaman ini
tumbuh di rawa-rawa dan tanah basah di Amerika Utara, Canada.
Sejarah dan
kerja obat
Proving
dilakukan oleh Hahnemann dan dipublikasikan dalam Materia Medica tahun 1821.
Tumbuhan ini digunakan
oleh Bangsa Amerika sebagai tanaman kesehatan untuk mengatasi gejala demam,
batuk, problem haid, nyeri kepala, otot dan sendi. Kemudian tumbuhan ini
populer di daratan Eropa dan banyak terdapat di kebun-kebun orang Eropa.
Penganut herbalisme modern menggunakan tumbuhan ini untuk mengobati warts (kutil), kanker, catarrh ( radang di selaput lendir yang
menghasilkan lendir).
Gejala
utama (kunci)
Terdapat kutil, polip. Berperasan tidak disayangi.
Keluhan meningkat setelah vaksinasi atau serangan gonorrhea (gonore = penyakit kencing nanah). Sering berkhayal dan berangan-angan tentang kemegahan. Mengalami
problem kuku dan catarrh.
Gejala dan
Penggunaan
Aksinya pada kulit, darah, saluran pencernaan, ginjal, dan otak. Hubungannya dengan pertumbuhan patologis dari
condylomata (kondilomata =
pertumbuhan seperti kutil, biasanya di dekat anus atau kemaluan), pertumbuhan
abnormal kutil, tumor yang kenyal adalah sangat penting. Benjolan mukosa yang lembab. Pertumbuhan jamur yang mudah berdarah. Tahi
lalat. Pertumbuhan cabang-cabang
pembuluh darah vena yang berlebihan.
Thuja adalah pilihan dari semua obat untuk gejala yang timbul akibat
pertumbuhan kutil yang ditekan.
Perawakan
umum dari Thuja adalah wajah yang mengkilap, seperti dilumuri
minyak pelumas. Ia terlihat sebagai
orang yang sakit, mendekati keadaan kaheksia (keadaan lemah dan kurus karena
penyakit berat atau lama). Hal ini
sering terjadi pada konstitusi sikotik dan cachexia
akibat kanker, lemah, kekuningan dan sering sangat pucat.
Dampak utama dari
Thuja adalah pada kulit dan organ genito-urinarius
(kelamin-kemih), menimbulkan keadaan yang berhubungan dengan sycotic discrasia dari Hahnemann, yang
wujud utamanya adalah pertumbuhan abnormal dari sejenis kutil pada permukaan
kulit atau lendir -- fig-warts -- dan
condylomata. Memiliki aksi anti bakteri yang khusus,
seperti dalam gonorrhea dan
vaksinasi. Menekan penyakit gonorrhea, salpingitis (peradangan
saluran yang menghubungkan indung telur ke rahim). Pengaruh
buruk vaksinasi. Nyeri sikotik,
contohnya nyeri seperti dikoyak pada otot dan persendian, semakin memburuk pada
saat istirahat, membaik dalam udara yang kering, memburuk pada udara yang
lembab; kepincangan. Mengeluh pada
saat bulan purnama. Keletihan dan kekurusan yang berlangsung cepat. Cenderung di sisi kiri dan obat yang
dingin. Variola (penyakit cacar), menghentikan pertumbuhan pustula (bisul)
dan mencegah demam akibat pembentukan nanah.
Vaksinosis, seperti gangguan
kulit yang sudah lama, neuralgia
(nyeri saraf), dll.
Pikiran. – Pemikiran-pemikiran yang pasti, seperti seolah-olah ada orang asing
di sampingnya; seolah-olah tubuh dan jiwa terpisah; seolah-olah ada sesuatu
yang hidup di dalam perut. [Croc]
Kecemasan akan mimpi-mimpi, mimpi akan orang yang sudah meninggal, terjatuh,
kecelakaan. Kepekaan emosional; musik
dapat menyebabkannya menangis dan gemetar.
Pada wanita yang menderita rasa nyeri yang sangat pada ovarium (indung
telur) kiri, terdapat keluhan rasa sangat gelisah/jengkel, cemburu, cenderung
bertengkar/beragumentasi, merasa diri jelek.
Rasa jengkel mungkin ditujukan kepada rumah, kepada suami dan ibunya;
namun ia dapat mengendalikan diri bila berjumpa orang yang tidak dikenal dan
dokter bahkan tidak mengetahuinya, karena ia mampu bersandiwara.
Kepala. – Nyeri seperti
ditusuk paku. [Coff. ; Ign.] Nyeri
seperti ditusuk paku di dalam kepala, sisi kepala dan di dahi [Ign. Anacardium] Nyeri ini diperberat
menjadi nyeri disayat, mengenai bola mata, membuatnya sangat nyeri bahkan hanya
karena disentuh; memburuk dengan panas dan berbaring; memburuk di dalam ruangan
hangat dan membaik di udara terbuka. Rasa nyeri seperti dibor di pelipis. Neuralgia
akibat minum teh. [Selen.] Nyeri
kepala di sebelah kiri. Vertigo (rasa
berputar): dengan mata tertutup, hilang bila membuka mata; bila bangkit dari
posisi duduk; saat membungkuk; saat melihat ke atas. Ketombe bersisik dan putih; rambut kering dan
rontok. Kulit wajah berminyak.
Mata. –
Kelopak mata melekat pada waktu malam; kering, bersisik. Bisul kecil pada sudut mata dan tumor pada
ujung kelopak mata. [Staph.] Radang jaringan pada sklera (bagian putih
bola mata) yang akut atau semi akut.
Sklera berbintik-bintik dan berwarna merah. Kekambuhan episkleritis (radang episklera, jaringan ikat antara sklera dan
konjungtiva). Skleritis (radang sklera) kronis.
Rasa nyeri di bola mata membaik dengan panas dan istirahat di udara
terbuka.
Telinga. – Radang telinga
kronis; mengeluarkan nanah berbau seperti makanan busuk. Telinga dalam terasa
membengkak, disertai gangguan pendengaran.
Berbunyi saat menelan. Suara di
dalam telinga seperti ada bunyi air mendidih.
Rasa ditusuk-tusuk dari leher ke telinga. Pembentukan polip.
Hidung. – Catarrh (radang di selaput lendir yang menghasilkan lendir cair)
kronis; lendir yang hijau, kental,
bercampur dengan darah dan nanah; nantinya terbentuk kerak berwarna coklat.
Lendir keluar dari hidung, telinga, dan di dalam dada. Saat mengeluarkan ingus, sakit pada
gigi. Ulkus (luka terbuka di permukaan
kulit atau selaput lendir) dalam hidung.
Lubang hidung terasa kering, kerak terasa nyeri. Erupsi kemerahan pada
cuping hidung, terkadang lembab. Tekanan
yang menyakitkan pada pangkal.
Mulut. – Lidah terasa manis;
terasa seperti telur busuk, pagi hari; makanan serasa kurang garam; roti terasa
kering dan pahit. Ujung lidah sangat
sakit. Ada bagian yang melepuh pada
sisi yang dekat pangkal , lesi yang nyeri .
Gigi goyah di atas gusi; sangat peka; gusi turun. Air terdengar masuk ke perut. Ranula
(kista di bawah lidah) kebiruan, dikelilingi
varises (vena varicosa) pada
lidah dan mulut. Radang gusi pada rongga
gigi (pyorrhea alveolaris). Aphtae; ulkus di dalam mulut.
Lambung. – Kehilangan nafsu
makan sama sekali. Tidak menyukai
makanan segar dan kentang. Bersendawa
dengan rasa tengik setelah makan makanan berlemak. Nyeri mengiris di epigastrium (ulu
hati). Tidak dapat makan bawang. Gas dalam perut; sakit setelah makan;
perasaan menekan yang luar biasa pada ulu hati sebelum makan; rasa haus. Gangguan pencernaan akibat minum teh.
Perut. – Kembung; perut
mengeras. Diare kronis, memburuk setelah
sarapan pagi. Diare seperti air yang keluar dari lubang di tempayan. Susah buang air; terdengar suara
bergemuruh. Bercak-bercak coklat. Gas
dalam perut dan kembung; menonjol di sana sini. Kolik dan terdengar suara (berat, bergema
tapi tidak terlalu keras). Sembelit,
dengan serangan rasa sakit yang sangat pada rektum (ujung usus besar sampai
dubur), menyebabkan tinja masuk
kembali. [Sil,; Sanic.] Wasir
membengkak; rasa sakit memburuk jika duduk, dengan rasa nyeri tertusuk dan
terbakar pada bagian anus. Anus
terbelah; sakit jika disentuh, disertai kutil.
Ada gerakan seperti ada sesuatu
yang hidup [Crocus.], tanpa rasa
sakit.
Air seni. – Peradangan dan pembengkakan pada ginjal,
nyeri tajam pada ginjal. Saluran kencing (uretra)
membengkak, meradang. Peradangan pada kandung kemih dan uretra yang bukan
akibat gonorrhea; nanah dari kandung
kemih, kelumpuhan pada otot spinkter kandung kemih (paralysis sphincter vesicae).
Harus menunggu sebelum
mulai berkemih. Pancaran air seni
bercabang dan kecil. Air seni terasa panas seperti terbakar. Rasa menetes setelah berkemih. Nyeri yang sangat setelah berkemih. [Sars.] Sering berkemih disertai rasa
sakit. Mendadak dan mendesak ingin
berkemih, tetapi tidak terkendali.
Retensi urin (air seni tertahan di kandung kemih). Perasaan air seni mengalir terus-menerus di
dalam uretra [Kali bich.; Petros.]
Pada
penyakit uretra dengan karakter/konstitusi sikotik, Thuja adalah pilihan utama. Untuk kasus non-sikotik, Cannabis sativa cukup, tetapi pada kasus
dengan karakter sikotik, Cannabis sativa
tidak akan menyembuhkan, walaupun keluhan rasa terbakar selama dan sesudah
berkemih serta keluarnya lendir hijau kekuningan akan membaik. Untuk kasus yang berat, yaitu air seni
berdarah, sangat menderita, berdarah, keluar cairan dari uretra dan kandung
kemih, tidak berhenti sepanjang hari, yang cocok adalah Cantharis, ia akan menyelesaikan kasus dalam beberapa hari. Pasien yang demikian harus dalam keadaan
benar-benar sehat.
Pria. – Radang pada kulup dan batang
penis; rasa nyeri pada penis. Balanitis
(radang kepala penis, glans). Gonorrhea. Pengerasan yang kronis pada testis (buah
zakar). Rasa sakit dan seperti terbakar
dekat leher kandung kemih, disertai sering ingin berkemih. Prostat membesar. [Ferr.pic.; Thiosinaminum; Iod. ; Sabal. ]
Wanita. – Vagina sangat sensitif. [Berb.; Kreos.; Lyssin.] Pertumbuhan kutil abnormal pada vulva
dan selangkangan. Keputihan yang
berlebihan; kental, kehijauan. Rasa
sakit yang luar biasa pada indung telur kiri datamg saat haid dan berlanjut
sepanjang siklus haid, rasa sakit menjalar ke
daerah pangkal paha kiri, tapi mungkin ke segala arah, rasa terbakar,
dikoyak seperti dirobek, membuat penderita menangis keras. Haid kurang, terlambat. Polip;
pertumbuhan sejenis daging abnormal.
Radang indung telur; memburuk pada bagian kiri setiap kali haid. [Lach.] Keringat berlebihan sebelum haid.
Pernafasan. – Batuk kering pada
sore hari dengan rasa sakit pada bagian perut yang landai. Lendir dalam dada menyebabkan batuk (dengan
usaha mengeluarkan lendir), disertai dahak kehijauan di pagi hari,
kadang-kadang produksi dahak banyak.
Rasa nyeri seperti ditusuk-tusuk di dada; memburuk bila minum minuman
dingin.
Asma pada anak-anak. [Nat.Sulph.]
Kondisi asma yang khas pada sikosis (asma dan keadaan sikotik lainnya
seakan-akan cocok dengan arsenik, tapi pemberian arsenik hanya mengurangi
keluhan tetapi tidak menyembuhkan) Tumor pada selaput pangkal tenggorokan (papilioma of larynx). Laringitis
kronis (radang pangkal tenggorokan kronis).
Anggota badan. – Saat berjalan, anggota tubuh serasa terbuat dari kayu atau kaca yang
dapat patah dengan mudah. Ujung jari
bengkak, merah, dan mati rasa. Otot-otot
tertarik, lemah dan gemetar. Persendian
berbunyi. Rasa nyeri pada tumit dan
persendiannya (Tendo Achilles). Kuku-kuku patah. Kuku-kuku jempol kaki tumbuh ke dalam.
Kulit. – Pasien Thuja
mempunyai kecenderungan mengalami pertumbuhan tidak normal berupa kutil, daging tumbuh yang lembut dan
sangat sensitif, bila diseka dengan kain akan mudah berdarah, gatal, dan terasa
terbakar. Polip, pertumbuhan seperti
tanduk di tangan. Pertumbuhan daging berbongkol-bongkol di leher rahim, sekitar
anus [Nitric.acid], sekitar labia mayora (alat kelamin luar wanita)
dan pada membrana mucosa (membran mukosa = selaput lendir) secara
umum. Kutil epithelioma, tahi lalat, carbuncle (karbunkel = radang kulit
bernanah yang terasa nyeri); ulkus, khususnya pada alat kelamin. Bintik-bintik dan bercak-bercak berwarna
gelap kecoklatan, seperti bercak hati, di perut. Keringat berbau khas, sedikit wangi, seperti
bau madu, terkadang seperti bawang dan baunya menusuk. Keringat banyak sesaat
sebelum tidur. Kulit kering dengan
bercak coklat. Zona; lesi kulit
seperti herpes. Nyeri seperti dikoyak
pada kelenjar-kelenjar. Kelenjar
membesar. Kuku-kuku rusak; patah dan
lunak. Erupsi hanya muncul pada bagian yang tertutup pakaian, memburuk
setelah digaruk. Sangat peka bila
disentuh. Rasa dingin pada satu
sisi.
Tidur. – Insomnia (tidak bisa
tidur) yang terus menerus. Terasa
berat, tidak bisa bangun pagi. Sulit
tidur : melihat hantu bila menutup mata, bagian badan yang berbaring terasa
nyeri, akibat panas dan kegelisahan, akibat jiwa yang tertekan. Kecemasan akan mimpi-mimpi bila tidur di
sebelah kiri.
Demam. – Menggigil, diawali
daerah paha. Berkeringat hanya pada bagian yang tidak tertutup pakaian, atau
pada seluruh tubuh kecuali bagian kepala saat tidur; keringat banyak, asam, bau
seperti madu. Saat pemompaan darah pada
sore hari, dengan denyut pada pembuluh darah.
Kehamilan. – Janin bergerak hebat
sehingga membangunkan sang ibu, dan menyebabkan rasa teriris di kandung kemih,
disertai rasa ingin segera berkemih; rasa nyeri di persendiaan panggul (sacro-iliaca), menjalar ke selangkangan.
Modalitas. – Memburuk pada malam hari dan panasnya tempat tidur; pada jam 03.00
pagi dan jam 15.00 dari udara yang lembab dan dingin; setelah sarapan pagi;
lemak, kopi; vaksinasi. Membaik, sisi kiri ketika mengangkat
anggota badan.
Keinginan
bergantian sesuai dengan selera.
Kehausan, terutama pada malam hari; menginginkan makanan yang dingin dan
minuman.
Hubungan dengan remedi lain.
Antidot : Merc.;Camph.;Sabin. (kutil)
Pelengkap : Sabina;Ars;Nat.sulph.;Silica.
Dosis. – Lokal (obat luar),
untuk kutil dan pertumbuhan abnormal, tinktura atau cerate (minyak kental). Obat
dalam; cairan tinktura sampai potensi 30.
----------####----------
Tidak ada komentar:
Posting Komentar