Kamis, 06 Maret 2014

CARA MINUM OBAT HOMEOPATHY

PETUJUK UMUM

SEBELUM MEMBERIKAN/MEMINUM OBAT SEBAIKNYA  BERKONSUL TASI  DAHULU DENGAN AHLI HOMEOPATHY  SETEMPAT

BAGI YANG AKAN MEMBERIKAN OBAT KE PASIEN, HENDAKNYA BERMUSYAWARAH DAHULU DENGAN PASIEN TERSEBUT DAN KELUARGANYA.

MENGINGAT KADAR OBAT YANG SANGAT KECIL SEKALI/SENSITIF, MAKA IKUTI BENAR-BENAR  PETUNJUK (A) CARA MEMINUM DAN (B) CARA MENYIMPAN OBAT, AGAR DAYA PENYEMBUH OBAT EFEKTIF

  1. CARA MEMINUM

§  Obat yang  berbentuk globul/bubuk sebanyak 1-2 butir diletakan/ditumpahkan ketelapak tangan, kemudian ditaruh di lidah dan dihisap seperti peremen, jangan digigit  atau ditelan atau diminum bersama air atau dimakan bersama makanan .

§  Jangan mengambil obat (terutama yang berada dalam bungkus plastik) dengan jari (agar tidak tercemar kotoran yang ada di kuku), usahakan mulut  harus bersih sekitar 30 menit sebelum dan sesudah minum obat ini ( jangan ada bekas sikat gigi, rokok, makanan, minuman, minum air putih, teh, kopi dll), agar obat cepat bersenyawa dengan enzym ludah dan tidak terkontaminasi/tercemar oleh zat-zat yang lain.

§  Paling baik meminumnya pada saat bangun pagi atau sebelum tidur (enzym ludah di mulut masih yang asli)

§  Tangan yang memegang obat harus bersih (tidak ada bau-bauan, bekas sabun, rokok, parfum  dll)

§  Sebaliknya sebelum minum obat ini, sekitar 30 menit sebelumnya mulut berkumur-kumur dahulu dengan air biasa, kalau habis makan siang, misalnya, sebaiknya sikat gigi (tanpa odol) dahulu.



  1. CARA MENYIMPAN

§  Obat dan tempat obat jangan langsung terkena matahari, terletak dekat sumber panas, asap, bau-bauan, yang menyolok (rokok, asap rokok, parfun, sabun, kamper, bumbu masak dll).

§  Jangan terlalu lama membuka tutup botol/plastik tempat obat (agar tidak tercemar asap, bau-bauan, kotoran dll). Sesudah diambil obatnya, segera menutup rapat-rapat tutupnya.

§  Jangan membuka tempat  obat berdekatan dengan asap rokok, bau-bauan, parfum, sabun, kamper, bumbu-bumbuan dll.

§  Jangan membuka tempat obat secara berdekatan agar tidak saling mencemari yang satu dengan yang lainnya.

§  Simpan/taruh di tempat yang adem (tidak lembab, jangan didalam kulkas).




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PEWARIS NABI, PEWARIS RUHANI dan JEMAAT ILAHI

(Sepenggal Doa Hazrat Masih Mau’ud as dalam Buku Tuhfatun Nadwah) Surat Al-Anbiya Ayat 89 وَزَكَرِيَّآ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُۥ رَبِّ لَا تَذَ...